Pilwali Makassar
Nurdin Halid Bidik Loyalis Irman YL
Nurdin Bidik Loyalis Irman YL di Golkar
pencalonan mantan Kepala Disperindag Sulsel, Irman Yasin Limpo, sebagai bakal calon Wali Kota Makassar menjadi perhatian khusus DPP Partai Golkar.
Arsyad menilai, None, sapaan akrab Irman YL, akan menjadi sosok yang dapat memecah suara Partai Golkar di Pilwali Makassar 18 September 2013. Maklum, Irman adalah adik kandung Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang memiliki pengaruh besar di kalangan kader Golkar Sulsel, termasuk di Makassar.
Tak pelak, kata Arsyad, Sabtu (15/6/13), hal itu memunculkan pergerakan dari Nurdin Halid selaku Ketua Korwil (Koordinator Wilayah) Pemenangan Sulawesi DPP Partai Golkar, membidik para loyalis Syahrul dan Irman yang ada di Golkar.
Seperti, Wakil Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Maqbul Halim, Silo Harahap, Sekretaris DPD II Makassar, Farouk M Betta, Sekretaris DPD Golkar Takalar Alamsyah Demma dan lain sebagainya.
Maqbul, sejak dulu sangat dekat dengan Irman. Bahkan belum lama ini, Maqbul menyebutkan bahwa tindakan Nurdin Halid yang memprotes ketidakhadiran Syahrul di deklarasi dan pendaftaran Supomo-Kadir sangat subjektif hanya karena Kadir Halid adalah adik dari Nurdin Halid. Kadir Halid adalah pasangan calon Wali Kota Supomo Guntur yang diusung Golkar di Pilwali Makassar.
Sedangkan Farouk juga dikenal sebagai loyalis Irman YL. Ketua DPRD Kota Makassar ini adalah nakhoda Sampan Induk, pilar utama tim pemenangan Syahrul-Agus pada pilgub Sulsel lalu. Sampan Induk sendiri didirikan oleh Irman YL.
Sedangkan Alamsyah Demma juga dikenal sebagai sosok yang akrab dengan Irman. Bahkan Alamsyah sempat mengantar Irman-Busrah saat mendaftar di KPU Makassar lalu.
"Berdasarkan PO nomor 13, kader yang membangkang tentu akan mendapat sanksi. Itu bisa berupa sanksi ringan sampai pemecatan. Dan yang terpenting saat ini DPP mulai menelusuri kader Golkar yang membangkang," kata Nurdin, belum lama ini.