Memendikbud Puji 60 Kampus Ikut KKN Nusantara di Bantaeng
atas inisiatif menggelar kuliah kerja nyata (KKN) Nusantara yang akan digelar di Kabupaten Banteng, 10 September hingga 28 Oktober 2013
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Thamzil Thahir
MAKASSAR, TRIBUN -- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Musliar Kasim mengapresiasi langkah tiga universitas negeri di Indonesia, Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Andalas (Unas) atas inisiatif menggelar kuliah kerja nyata (KKN) Nusantara yang akan digelar di Kabupaten Banteng, 10 September hingga 28 Oktober 2013 mendatang.
Apresiasi wamen ini terungkap dari pertemuan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKN Unhas Dr Hasrullah dan Kepala Badan Pengelola KKN Unas Dr Feri Arius Datuk Sipado di kantor Kemendikbud di Jakarta, Jumat (14/6/2013).
Srecara khusus Wamen, ujar Hasrullah, menyampaikan terima kasih kepada Rektor Unhas Prof Dr Idrus Paturusi, Pangdam VII Wirabuana Mayjen M Nizam dan Bupati Bantaeng Prof Dr M Nurdin Abdullah, yang bersedia memfasilitasi KKN Nusantara yang kali pertama digagas di Indonesia ini.
dalam pertemuan itu, dilaporkan ada 60 universitas dari 33 provinsi di Indonesia yang akan ibut bergabung.
"Dari tiap universitas akan mengirim 5 delegasi dan mengabdi di Bantaeng selama hampir sebulan, jadi 300 mahasiswa itu akan membawa program kebangsaan yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya
Untuk menjadi peserta KKN pioner ini, Unhas-UGM, dan Unas, selaku panitia bersama melakukan seleksi ketat.
"Syaratnya dipilih dari fakultas berbeda, IPK minimal 3.0, aktivis di kampus, dan punya wawasan kenegaraan dan kebangsaan yang kuat," ujar Hasrullah
Bagi Unhas, KKN Nusantara ini terbilang spektakuler, sebab dilepas bersamaan dengan dies natalis Unhas dan penarikan pada hari Sumpah Pemuda. (cr4)