Rabu Dilantik, Jumat Kapolda Sulsel Perpisahan
"Sertijab digelar di Mabes Polri sekitar pukul 08.00 WIB atau sekitar pukul 09.00 WITA," kata Kabis Humas Polda Sulsel, Endi Sutendi, Selasa (11/6).
Tayang:
Penulis: Abdul Azis | Editor: Thamzil Thahir
Makassar,
Tribun - Mabes Polri, hari ini Rabu (12/6) menggelar serah terima
jabatan (Sertijab). Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri, Irjen Pol
Burhanuddin Andi, resmi sebagai Kapolda Sulsel, menggantikan Irjen Pol
Mudji Waluyo yang ditarik ke Mabes Polri sebagai Sahlisospol Kapolri.
"Sertijab
digelar di Mabes Polri sekitar pukul 08.00 WIB atau sekitar pukul
09.00 WITA," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel,
Endi Sutendi, Selasa (11/6).
Acara perpisahan Kapolda baru dan lama di Mapolda Sulsel itu hari Jumat (14/6) mendatang.
Tidak
hanya Kapolda Sulsel yang diganti. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo,
melakukan mutasi besar-besaran ditubuh Mabes Polri. Mutasi ini mencakup
pergantian 10 Kapolda. Berdasarkan Surat Telegram Mabes Polri bernomor
ST/1194/VI/2013 yang beredar dikalangan media, Sabtu (8/6/2013),
terdapat 76 perubahan posisi di korps baju coklat.
Sekedar
diketahui, Mantan Kapolda Maluku ini, banyak meninggalkan kasus tidak
pidana kriminal dan korupsi. Ditahun 2012 kasus yang mandek dan
ditinggalkan diantaranya, Korupsi Dana SD Rappocawa di
Makassar, markup rental mobil dinas PT PLN Sulselbatara, dugaan korupsi
proyek irigasi di Bone, tunjangan perumahan legislator di Parepare.
Korupsi
pasar kuliner dan proyek UKM Parepare, kasus narkoba Wabup Luwu Syukur
Bijak, penangkapan cucu Bupati Takalar, penangkapan narkoba anak Bupati
Polman, 2 gembong narkoba internasional asal Malasyia dan Sidrap, Asri
dan Sudirman, penetapan tersangka putra Bupati Bone (Irsan Galigo),
pemerasan tahanan Polrestabes Makassar dan kaburnya tahanan narkoba
Polsek Makassar.
Tidah
hanya itu, perusakan makam Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin, di
Gowa, pembakaran 86 motor dan rumah warga di Jl Metro Tanjung Bunga,
Mariso,
Illegal fishing di Bulukumba (9 pelaku hanya 1 tersangka, 8 dilepas),
ambruknya gudang 88 di Biringkanaya, (4 tewas) Ambruknya jembatan
Malili, di Lutim, penemuan mayat wanita dalam koper Jl Poros
Makassar-Malino, SP3 kasus ijazah Palsu Bupati Gowa oleh Kapolda Sulsel
dan penyerobotan lahan di Jl AP Pettarani, tersangka Adi Rasyid Ali juga
ikut mandek.
Selain
itu, ditahun 2013, kasus mandek yang ditangani Polda Sulsel
diantaranya, kaburnya tahanan Narkoba BNN Panti Rehabilitasi Narkoba
Baddoka, penikaman 2 simpatisan IA dan penyerangan Posko tim sukses
pilgub, pemukulan warga oleh Bupati Wajo, peluru nyasar di kepala bayi
Fatir Muhammad, dana tilang Polrestabes Makassr yang diduga ditilep
oknum Polwan, penyerangan beberapa Asrama Mahasiswa di Makassar yang
masih berlanjut hingga kini.
Kasus
tewasnya dua pasien kembar di RS Dadi Makassar, kasus Penembakan
anggota TNI Kodam VII Wirabuana, kasus penikaman yang menyebabkan
tewasnya mahasiswa UMI Makassar, kasus penerimaan Secapa Polda Sulsel,
kasus Bentrokan antara Waga Kecamatan Tallo dan Bontoala dan bebera
kasus besar lainnya. (ziz)