Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tiga Komplotan Guru Pencuri Motor Dibekuk

Andi Atli yang guru di SD Minasa Upa Makassar ini bekerja sebagai penyedia mobil rental untuk memuat hasil curanmor.

Tayang:
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani

SUNGGUMINASA,TRIBUN-TIMUR.COM- Tiga pelaku komplotan curanmor guru SD di Makassar, Andi Nur Atli yang ditangkap 6 Mei kemarin akhirnya dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gowa. Mereka ditangkap ditempat yang berbeda.

Dari keterangan Kanit Khusus SatReskrim Gowa, Aiptu Malela, Rabu (23/5) kepada Tribun, ketiga tersangka ini ditangkap dari petunjuk Andi Atli dan Latif yang dibekuk sebelumnya.

Penangkapan pertama, Basri Bin Bakkang (30) warga bunglompoa, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. Pelaku yang kesehariannya berjual ikan ini di tangkap di Jl. Amanagapa, Makassar , Kamis (16/5) sekitar pukul 02.30 wita. Basri bertugas sebagai penadah.

Sehari kemudian,Jum'at (17/5) anggota khusus SatRes kembali membekuk Imran Bin Abdul Majid (23) mahasiswa asal Kampung Tamalatea, Kelurahan Bontotanga, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto di Jl. Abu Bakar lambogo Makassar pukul 14.00 wita dan Muin Bin Kaharuddin Dg Tiro (22) warga Jl. Malino, Kelurahan Tompobalang, Somba opu di toko aksesoris Hp Jl. Pengayoman, Makassar sekitar pukul 15.48 wita.

"Semua pelaku ada tujuh orang. Dua diantaranya bekerja sebagai penadah. Saat ini baru lima pelaku yang ditangkap," papar Aiptu Malale.

Hasil pengembangan, Andi Atli yang guru di SD Minasa Upa Makassar ini bekerja sebagai penyedia mobil rental untuk memuat hasil curanmor. Dia melakukan penyewaan ditempat rental yang berbeda. Mobil yang dia gunakan yakni jenis Kijang Inova, Terios dan Avanza. Hasil curanmor kemudian dijual ke Jeneponto.(Won)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved