8000 Nelayan Bulukumba Kesulitan Peroleh BBM
Sekitar 8000 an warga nelayan yang mendiami pantai Bulukumba
Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Taufik
BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Sekitar 8000 an warga nelayan yang mendiami pantai
Bulukumba hingga di Kecamatan Kajang saat ini mengalami kesulitan memperoleh
bahan bakar minyak (BBM).
Masalah tersebut diungkapkan salah seorang legislator Bulukumba A Baso Mauragawali di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Bulukumba.
" Terdapat 8000 an nelayan Kita yang tiap tahunnya mengalami kesulitan peroleh BBM seperti biasanya saat ini," kata legislator Partai Patriot, Kamis (23/5/13) ini.
Nelayan Bulukumba membutuhkan 2,8 juta liter BBM bersubsidi per tahun. Tetapi saat ini nelayan di daerah itu hanya mampu memperoleh 800 ribu liter.
Atas kondisi itu pihaknya berharap kepada pemerintah agar segera membantu nelayan untuk memperjuangkan ke pihak Pertamina untuk memberikan jatah nelayan tiap tahunnya dengan kebutuhan yang cukup.
Dampak dari itu banyak nelayan banyak yang tidak beraktifitas sebagai nelayan lagi. Mereka pun meninggalkan Bulukumba pindah ke daerah lainnya. (*)
Masalah tersebut diungkapkan salah seorang legislator Bulukumba A Baso Mauragawali di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Bulukumba.
" Terdapat 8000 an nelayan Kita yang tiap tahunnya mengalami kesulitan peroleh BBM seperti biasanya saat ini," kata legislator Partai Patriot, Kamis (23/5/13) ini.
Nelayan Bulukumba membutuhkan 2,8 juta liter BBM bersubsidi per tahun. Tetapi saat ini nelayan di daerah itu hanya mampu memperoleh 800 ribu liter.
Atas kondisi itu pihaknya berharap kepada pemerintah agar segera membantu nelayan untuk memperjuangkan ke pihak Pertamina untuk memberikan jatah nelayan tiap tahunnya dengan kebutuhan yang cukup.
Dampak dari itu banyak nelayan banyak yang tidak beraktifitas sebagai nelayan lagi. Mereka pun meninggalkan Bulukumba pindah ke daerah lainnya. (*)