Kompas Kampus Ajak Mahasiswa Peduli Lingkungan
mereka memberikan konsep yang mengajak peserta untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Ina Maharani
Tahun ini Green Living and Youth Creativity digelar di Universitas
Hasanuddin dengan menggandeng Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) Al Aqsha
sebagai penyelenggara. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, sejak
Selasa(21/5) hingga Rabu (22/5) dilaksanakan di Gedung Baruga AP
Pettarani.
Sekitar 350 proposal event kegiatan masuk ke tim Kompas Kampus,
Namun hanya sepuluh kampus yang terpilih untuk menyelenggarakan kegiatan
tersebut, salah satunya adalah LDM Al Aqsha Unhas.
"Melalui
kegiatan ini kami mengajak mahasiswa untuk menanamkan perilaku yang
memiliki dampak positif bagi lingkungan di sekitar," kata Volunteer
Kompas Kampus, Johannes Raindy kepada Tribun, Rabu (22/5).
Menurutnya, perilaku ramah lingkungan dapat dimulai dari hal kecil,
seperti mengurangi pemakaian plastic bag dengan membawa tas kecil
setiap kali akan belanja, membawa tempat makan sehingga mengurangi
penggunaan styrofoam, serta hal kecil lainnya dalam perilaku sehari-hari
tapi berdampak yang besar.
Kegiatan tersebut menghadirkan Sutradara Film Riri Riza. Pria asli
Makassar tersebut berbagi kisah tentang salah satu filmnya yang turut
mengangkat isu lingkungan yakni Atambua 39 derajat Celcius. Menurutnya,
isu lingkungan di Indonesia dapat menjadi inspirasi dalam pembuatan
film.
Selain Riri Riza, Kompas Kampus juga mendatangkan penulis Tere Liye
untuk mengisi workshop kepenulisan. Penulis dari novel Hafalan Shalat
Delisha dan Bidadari-Bidadari Surga, yang keduanya telah diangkat
menjadi film tersebut turut memberikan inspirasi kepada peserta yang
hadir.
Pria asal Sumatra tersebut mengajak seluruh peserta untuk
mengembangkan hobi menulis mereka seperti dengan membuat novel yang
dapat bernilai ekonomi.
"Sebenarnya ini merupakan ajang kompetisi
antar kampus, akan dipilih satu kampus yang mengadakan Green Living and
Youth Creativity ini dengan konsep yang paling menarik," tambah
Johannes.
Sementara itu, Ketua Panitia dari LDM Al Aqsha, Afdhal mengatakan
mereka memberikan konsep yang mengajak peserta untuk berperan aktif
dalam menjaga lingkungan seperti dengan mengadakan Lomba Karnaval,
Creative Concept, Recycle Creation dan photo competition.
"Kami tak hanya ingin mensosialisasikan tapi langsung mengarah pada aksi nyata dari peserta yang hadir," ujarnya.
Ia pun berharap dapat memenangkan konsep terbaik yang dipilih Kompas Kampus sebagai hadiah lauching LDM Al Aqsha Unhas .