A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Mahasiswa Pasca UNM Rancang Model Pembelajaran Abad XXII - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Timur

Mahasiswa Pasca UNM Rancang Model Pembelajaran Abad XXII

Senin, 13 Mei 2013 18:31 WITA
Citizen Reporter
Aspikal
Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Matematika UNM Melaporkan dari Kabupaten Bone

SEIRING berkembangnya waktu, maka perkembangan IPTEK juga semakin maju, orang bijak mengatakan bahwa siapa yang tidak mengakui perkembanagn IPTEK maka akan terisolasi dengan sendirinya, begitu pula di dunia pendidikan, tidak bisa dipungkiri bahwa model pembelajaran tradisional yang sering digunakan oleh bapak/ibu guru kita terdahulu sudah tidak relevan lagi dengan kondisi siswa saat ini. dimana guru-guru kita biasanya hanya menyampaikan dengan metode ceramah dan memberikan tugas, hal ini dinilai tidak cukup efektif untuk saat ini.

Seorang mahasiswa pasca UNM makassar " Aspikal" jurusan Pendidikan matematikan merancang model pembelajaran interaktif komunikatif dan saling membantu, untuk guru dalam menyampaikan pokok pembahasan kepada siswa agar siswa dapat menerima materi tersebut dan bisa tahan lama dalam ingatan siswa, model pembelajaran yang dimaksud adalah pair-help-check (berkelempok-membantu-mengecek).

Sebelum menggunakan model pembelajaran ini terlebih dahulu guru harus mengetahui yang mana siswa kelompok atas dan siswa kelompok bawah. Karena itu, siswa dibagi kelompok secara heterogen dengan kelompok atas dan kelompok bawah itu. setelah guru menyampaikan garis besar pokok pembahasan maka guru membagi kelompok, setiap kelompok terdiri dari empat orang, dua diantaranya siswa yang termaksud kelompok atas dan dua dari kelompok bawah.

Setelah itu, setiap kelompok dibagi dua secara berpasangan (kelompok atas harus berpasangan kelompok bawah) dan setiap pasangan hanya menyediakan satu alat tulis dan satu buku yang dipakai untuk menjawab. Dan pasangan ini membagi peran, ada peran sebagai pekerja dan ada sebagai pembimbing. setelah itu guru membagikan lembar kerja siswa (LKS) LKS ini harus berjumlah genap.

Nomor 1 dan 2 harus punya tingkat kesulitan yang sama. siswa yang berperan pekerja dipersilahkan kerjakan soal no 1 dan siswa sebagai pembimbing membimbing temannya yang sedang mengerjakan soal. setelah dikerjakan maka tukar peran untuk menjawab soal no 2 begitu seterusnya. sampai semua soal terjawab. Setelah selesai maka setiap kelompok bertukar jawaban untuk mengecek apa langkah-langkah sudah tepat dan memproleh jawaban yang benar. kalaupun tidak maka siswa diminta menjelaskan dimana letak kesalahannya.

Jadi siswa selain diminta untuk menjawab benar, siswa juga dituntun untuk menemukan keaslahan-kesalahan dalam menjawab soal. model pembelajaran ini dinilai sangat efektif karena siswa dituntun untuk saling kerja sama dan saling membantu, dalam hal ini sesuai dengan tuntutan pendidikan berkarakter bahwa ada nilai-nilai afektif yang bisa dicapai yaitu apabila suatu pekerjaan dikerjakan secara bersam-sama maka akan terasa mudah. dan siswa dilatih untuk menjadi pembimbing dan motifator terhadap pasangannya.

Mudah-mudahan model pembelajaran ini dapat membantu guru supaya lebih kreatif dan inovatif  dalam menyampaikan pokok pembahasannya supaya siswa tidak jenuh mengikuti pelajaran dan menilai pembelajaran adalah suatu hal yang menarik.

Penulis: CitizenReporter
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
341292 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas