Jumat, 28 November 2014
Tribun Timur

Biduan Pinrang Ayunkan BRA ke Penonton

Senin, 13 Mei 2013 15:44 WITA

PINRANG,TRIBUN-TIMUR.COM - Aksi tarian bugil yang diperagakan oleh sejumlah biduan muda, atau dikenal dengan candoleng doleng, kembali beraksi. Kali ini  diduga di Kabupaten Pinrang.

Tarian erotis tersebut dilakukan pada siang hari tepatnya  di salah satu hajatan warga. Tragisnya, aksi itu ditonton puluhan anak di bawah umur, yang berjejer rapat, yang berada tepat dibibir panggung hiburan.

Oleh sejumlah masyarakat setempat, aksi para biduan tersebut, diabadikan melalui kamera ponsel. Dan kini sudah tersebar luas di kalangan masyarakat.

Vidoe tersebut menjadi buah bibir masyarakat sejak beberapa hari lalu. Khususnya di kabupaten Pinrang, Parepare dan Sidrap.

Dalam video berdurasi 14.05 menit itu, terlihat jelas para biduan muda  secara bergantian melepaskan pakaian dalam mereka, sambil berjoget di atas panggung diiringi house music.

Bahkan biduan biduan itu, sesekali terlihat mengibaskan pakaian dalam mereka (BH), layaknya koboi yang memegang tali kekang, dan diarahkan tepat ke arah para penonton.

Kabarnya, para biduan tersebut bernaung dalam manajemen Prima Music Electon Pinrang.

Koordinator LSM Sorot, Pinrang, Jasmir yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Senin (13/5/2013), membenarkan jika aksi penari bugil tersebut sudah berlangsung lama, khususnya di Bumi Lasinrang.

Ia bahkan mengaku, menyesalkan sikap kepolisian setempat yang terkesan kendor dalam melakukan pengawasan aksi amoral tersebut.

" Dulu pernah hilang. Tapi kali ini kembali muncul. Polisi harus bertindak. Karena ini merusak moral, khusunya anak anak," kata Jasmir.

Terpisah Kapolres Pinrang, AKBP Heri Tri Maryadi, yang dikonfirmasi via selularnya, mengaku sedang melakukan penyelidikan terkait keberadaan para biduan candoleng doleng di wilayah kerjanya.

Namun Heri menyangsikan jika aksi dalam video tersebut berlangsung di Wilayah  Pinrang.

"Bisa jadi justru itu terjadi dua tahun lalu, baru diedarkan sekarang. Ataupun kejadiannya di luar Pinrang meski ada tulisan electon asal Pinrang," kata Heri

Meski demikian, mantan Kasat Reskrim polrestabes Makassar tersebut, mengaku tetap akan melakukan penyelidikan terkait keberadaan bidua biduan nakal tersebut.

" Kami tetap akan melakukan penyelidikan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan langsung kepada kami jika melihat warga yang menghadirkan candoleng doleng dalam hajatannya," imbau Heri.(*)
Penulis: Achwan Ali
Editor: Muh. Taufik

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas