Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inilah Penjelasan Ilham soal KPK Periksa Dirinya

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin telah menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2013).

Tayang:
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Edi Sumardi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin telah menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2013). Pemeriksaan berlangsung sekitar tiga ja, mulai pukul 14.30 WIB hingga 17.30 WIB.

Mengapa dirinya diperiksa, berikut penjelasannya:

“Perlu saya jelaskan, saya diperiksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait posisi sebagai mantan calon Gubernur Sulsel. IA (Ilham Aziz) diusung PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Sebagai pasangan calon, kami membantu PKS untuk dana pemenangannya.

Tak elok saya sebutkan nilainya, namun perlu saya klarifikasi jika itu bukanlah uang mahar.
Nah, saya dimintai keterangan KPK untuk menjelaskan, apakah itu dana pemenangan atau bagian pencucian uang (money laundering) yang dilakukan Ahmad Fathanah.

Dana itu disetor sekitarApril atau Mei 2013. Saya tak hafal persis tanggalnya. Jelasnya sekitar bulan itu.

Dana pemenangan disetor tim IA kepada DPP PKS melalui (rekening) Fathanah. Kan, dia semua yang mengatur dulu administrasi IA ke DPP PKS.
Melalui Fathanah, lalu DPP PKS menyalurkan ke DPW PKS Sulsel. DPW menilai, itulah dana pemenangan.

Diindikasikan dana pemenangan dari IA bertumpuk di rekening Fathanah dan sudah dicampur dengan dana dari hasil pembobolan Bank Jabar Banten. Barangkali sudah bercampur baur hasil pencucian uang itu lalu dialirkan ke DPW PKS Sulsel saat pilgub (pemilihan gubernur).

Jadi, dikiranya IA juga menikmati pencucian uang padahal tidak. Tak ada sepesen pun uang dari Fathanah hasil pencucian uang mengalir ke saya. Setahu saya tak ada dipakai saat pilgub maupun di luarnya.

Saya memang kenal Fathanah sejak lama, sejak masih di Makassar. Fathanahlah yang menjembatani semua komunikasi IA ke DPP terlebih jelang penentuan arah dukungan partai.

Semuanya saya jelaskan kepada penyidik. Saya ditanya 14 pertanyaan selama sekitar tiga jam mulai jam setengah tiga (pukul 14.30).”(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved