A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ustad Uje dan Sop Kaledo Donggala - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Timur

Ustad Uje dan Sop Kaledo Donggala

Jumat, 26 April 2013 22:04 WITA
KEMATIAN Ustad Jefry 'Uje' Al Buchori (40), Jumat (26/4) dinihari, ternyata terasa dalam di Pantai Silae, selatan kota Palu, Sulawesi Tengah.
Farid Kelle (31), putra pemilik warung Sop Kaki Lembu Donggala (Kaledo) RM Abadi di pesisir Teluk Palu, termasuk ikut berduka.

"Bulan lalu, sepulang bawah tablig akbar di Masjid Agung Palu, Ustad Uje, mampir dan makan kaledo di sini," kata Kelle, seraya memperlihatkan fotonya bersama Ustad Gaul itu.
Di foto berfigura itu, Ustad Uje mengenakan t-shirt abu-abu dan topi hitam, Volcom.

Ustad Uje tak mengenakan kacamata minus khasnya. Penempatan foto itu terbilang istimewa. Di deretan dinding foto keluarga perintis makanan berkuah Donggala. Di atas foto Kelle dan Ustad Uje, ada foto kakek, paman, dan orang tua, saudaranya. Foto itu, menurut paman Farid, Syamsir, baru dipasang kemenakannya, dua pekan lalu.
"Kelle itu sangat mengidolakan Ustad Uje, ceramahnya selalu dia tunggu, kalau bulan puasa atau subuh," kata Syamsir, yang menjadi Liason Officer sekaligus supir di acara Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Aliansi Jurnalis Independen Palu.

Bagi Kelle, ustad Uje memang amat berkesan. "Orangnya ramah, dan punya kharisma," ujarnya.

Di warungnya yang terletak di Jl Pangeran Diponegoro 75, Palu itu, dia dan pramusaji warung kuliner khas tertua di Palu itu, hanya menonton berita dan siaran prosesi pemakaman sang ustad.

Disebutkan, Ustad Uje termasuk penikmat Sop Kaledo. "Seingat saya, setiap ke Palu, Ustad Uje selalu mampir di sini, mungkin sudah tiga kali," kata seorang pramusaji Rumah Makan yang berdiri tahun 1975 itu.
Dia menggambarkan, saat makan kaledo, ustad Uje berkeringat. Dia menggunakan pipet alat sedot untuk menikmati daging cair yang berada di dalam tulang kaki lembu Donggala yang terkenal itu.

RM Abadi, termasuk perintis masakan berkuah yang menyerupai Sop Kikil itu.

Haji Rahmah, nenek Kelle, adalah wanita keturunan Bugis Wajo dan Mandar, yang lahir dan besar di Donggala, kota dagang sebelah selatan Palu. (*)
Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas