A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Inilah Peta Terkini Pilwali Makassar - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Timur
Home » News » Politik

Inilah Peta Terkini Pilwali Makassar

Sabtu, 20 April 2013 10:32 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Inilah perkembangan terkini figur yang pernah tampil heroik sesumbar siap maju menjadi calon Wali Kota Makassar. Lima hari menjelang pendaftaran calon independen Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar, kabar puluhan figur semakin tak jelas.

Batas akhir pendaftaran calon independen 29 April. Sementara pendaftaran calon lewat partai partai 25 Mei-2 Juni. Ada yang tetap nekat maju meski tanpa partai yang jelas. Namun tak sedikit yang sudah jantan buang handuk.

Meski kabar dan status mereka tak jelas, tapi spanduk para figur semakin jelas bertebaran di pinggir jalan. Sebagian spanduk itu sudah tampak usang karena dipasang sejak beberapa tahun lalu.

Belum lagi tebaran wajah mereka di jejaring sosial. Facebook, twitter, dan blog juga menjadi ajang pelampiasan muka para figur.

Sudah Berpasangan
Empat pasangan calon telah resmi menyatakan kesiapan bertarung di Pilwali Makassar 18 September. Masing-masing Erwin Kallo-Hasbi Ali (independen), Muhyina Muin-Syaiful Saleh (independen), Danny Pomanto-Syamsu Rizal (independen/parpol), dan Herman Handoko-Lathif Bafadhal.

Sementara figur-figur lain masih bergerilya mencari dukungan partai politik dan mencari pasangan. Ketua PDK Sulsel, Adil Patu, masih mencari dukungan tiga kursi untuk melengkapi syarat delapan kursi. PDK baru memiliki lima kursi.

“Insya Allah partai sudah cukup. Fokus sekarang mencari pasangan,” kata Adil. Adil menggelar pertemuan maraton dengan elite Demokrat Sulsel, Andry Arief Bulu, tadi malam.

"Peluang kami berpaket (dengan AAB) sangat kuat dan semua tim sepakat dengan pasangan itu berdasarkan hasil penjaringan nama-nama calon yang akan mendampingi saya,”lanjut eks politisi Golkar ini.

Sementara peluang Andry diusung di Demokrat juga kian tak jelas setelah paket Danny-Ical mengklaim dapat restu dari Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.

“Saya tidak ingin maju pilwali kalau saya tidak diusung Demokrat. Saya besar karena Demokrat,” kata Andry.

Sebagai “cadangan” jika gagal lolos di pilwali, Andry maccaleg di DPR RI. Namun peluangnya tak mulus karena harus bersaing dengan nama-nama seperti Reza Ali, Nizar Shihab, dan istri Ilham, Aliyah Mustika Ilham.

Ketua DPC Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali, juga memiliki peluang diusung partainya. Tadi malam, Adi konsolidasi dengan pengurus kecamatan Demokrat di salah satu café di Jl Pattimura.

“Teman-teman kelurahan dan kecamatan solid mengusung kader internal Demokrat di pilwali. Kalau ada calon mengklaim pakai Demokrat, itu hanya bercanda,” kata Adi.

Demokrat memiliki sembilan kursi dan bisa mengusung pasangan calon tanpa koalisi. Calon lainnya, Supomo Guntur, masih menunggu rekomendasi dari Golkar. Sebagai ketua Golkar, peluang Karaeng Sewang panggilannya, terbuka diusung partainya.

“Saya menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme partai. Kalau ukurannya survei, Insya Allah tidak mengecewakan,” ujar Wawali Makassar ini.       

Empat kader Golkar, Yagkin A Padjalangi, Kadir Halid, Farouk M Betta, dan Haris Yasin Limpo masih aktif sosialisasi. Yagkin mengincar posisi 01. Sementara tiga lainnya realistis di posisi 02.
Kandidat dari jalur independen, Rusdin Abdullah, juga berpacu dengan waktu menyeleksi calon wakilnya.

“Bapak (Rusdin) tidak mau terburu-buru menetapkan calon. Banyak pertimbangannya. Yang jelas sebelum mendaftar di KPU pekan depan, sudah ada calonnya,” kata Jubir Rusdin, Hamzah Abdullah.

Calon lainnya, Dewie Yasin Limpo, terus berburu dukungan parpol. Adik Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini mengantongi rekomendasi tiga kursi dari Partai Hanura. Dewie masih bergerilya. PAN (5 kursi) termasuk salah satu incarannya.

Alternatif Caleg
Sejumlah nama yang dulunya intens menebar baliho maupun alat peraga lainnya bahkan mulai kendor. Ada yang mengundurkan diri seperti owner IMB Group, Idris Manggabarani. Sebagian mulai ragu-ragu dengan peluangnya seperti Andi Herfidha Attas.

"Sejauh ini, kami terus bersosialisasi untuk meningkatkan elektabitas," ujar Herfidha, kemarin. Namun adik Direktur PT Semen Tonasa Andi Unggul Attas ini mengaku realistis melihat perkembangan survei.

Jika tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan, Herfidha akan mundur. Dua elite PKS Sulsel, Jafar Sodding dan Ariady Arsal tiga bulan terakhir jarang lagi sosialisasi. Jafar Sodding tak lagi ngebet jadi kontestan pilwali atas saran keluarganya. Sementara Ariady yang jadi anggota DPRD Sulsel dari Dapil Bantaeng, Selayar, Sinjai, dan Bulukumba, mulai fokus kembali jadi wakil rakyat. Jafar dan Ariadi kembali maccaleg.

Kabar Akademisi
Dua akademisi dari Unhas, Husain Abdullah dan Hamid Paddu, juga masih mencari format ideal pasangan. Apakah posisi 01 atau 02, belum jelas. Perwakilan akademisi kini direpresentasikan oleh Lathif Bafadhal. Dosen UIN Alauddin Makassar ini digaet sebagai pasangan oleh pengusaha elektronik, Herman Handoko, melalui jalur perseorangan. Dekan Fakultas Hukum UMI Makassar, Hasbi Ali, juga mewaliki akademisi di pentas pilwali nanti. Hasbi dipilih oleh pengusaha Erwin Kallo sebagai calon wawali.

Aktivis LSM, Muhammad Nawir, yang pernah berniat ikut kontestan tak pernah lagi kedengaran kabarnya. Terakhir Nawir muncul ke publik saat Pilgub Sulsel.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas