• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribun Timur

Kadinkes Sulsel: Dokter Harus Ikuti Uji Kompetensi

Jumat, 19 April 2013 21:54 WITA
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr dr Rahmat Latief SpPD meminta kepada mahasiswa kedokteran agar menguasai ilmu keterampilan dasar kedokteran dan juga mempunyai keterampilan komunikasi yang efektif. Hal ini menjadi bagian dasar kompetensi utama yang dimiliki oleh dokter.

Menurutnya dokter adalah tenaga kesehatan yang menjadi kontak pertama pasien untuk menyelesaikan semua masalah kesehatan yang dihadapi tanpa melihat jenis penyakit.

Olehnya itu, seorang dokter juga harus memiliki keterampilan dan menerapkan dasar-dasar ilmu biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku dan epidemologi dalam praktik kedokteran. "Ini harus holistik, tidak boleh sepeggal-penggal. Makanya sekarang kita ada uji kompetensi. Kita menerima semua ijazah mau swasta ataupun negeri. Yang benar apa Anda punya kompetensi atau tidak," ujarnya saat menjadi pemateri pada Nasional Leadership Training (NLT) AMSA Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar di Aula Aisyiah Fakultas Kedokteran, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat, (19/4/2013).

Uji kompetensi ini untuk mengetahui kemampuan dokter sebelum melakukan praktik kedokteran. "Selama menyandang gelar dokter harus memiliki kompetnsi. Sekarag dokter tidak hanya di rumah sakit atau di puskesmas saja tetapi juga di DPR juga bisa," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Rahmat yang juga dokter spesialis penyakit dalam ini membawakan materi yang berjudul Peran Institusi Pemerintah Guna Memaksimalkan Fungsi Dokter Menghadapi Paradigma Kesehatan Multipersfekstif di Masyarakat  kepada 144 peserta NTL yang merupakan utusan mahasiswa fakultas kedokteran se-Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Sulsel masih kekurangan tenaga dokter. Dari beberapa kabupaten di Sulsel tidak ada satu daerah pun yang cukup untuk tenaga dokter. "Padahal produksinya melimpah. Saat ini Sulsel memiliki 532 puskemas minimal satu dokter per puskesmas," tambahnya.

Hanya saja, yang menjadi probelematika SDM dokter saat ini adalah kurangnya minat untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya di daerah terpencil
Godaan pendapatan tinggi versu pengabdian. Juga tidak optimalnya fungsi dan peran dokter sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Olehnya itu diperlukan peningkatan kompetensi SDM untuk mencegah mal praktik.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Asisten Rektor Bidang III UMI Zakir Sabara HW MT, WD II FK UMI, WD III FK UMI dr Nasrudin AM SpOG, Ketua POMD FK UMI dr Amin Oesman SpOG, para ketua lembaga FK UMI, dan beberapa undangan.

NLT ini dihadiri 144 mahasiswa anggota AMSA dari beberapa fakultas kedokteran se-Indonesia yang dilaksanakan mulai 19-21 April di dua tempat yaitu di fakultas kedokteran dan di taman wisata Malino Kabupaten Gowa. (*)
Penulis: Suryana Anas
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
318402 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas