CITIZEN REPORTER
JK: Memakmurkan dan Dimakmurkan Mesjid
Hanya dengan jamaah yg makmur, maka baiklah masjid itu. Karena jamaahnya
Penulis: CitizenReporter | Editor: Muh. Taufik
media Officer HM.Jusuf Kalla,
melaporkan dari Surabaya, Jawa Timur
Hanya dengan jamaah yg makmur, maka baiklah masjid itu. Karena jamaahnya punya kemampuan memperbaiki dan merawat mesjidnya. Demikian ungkap Ketua Dewan Mesjid Indonesia Jusuf Kalla Pada pelantikan pengurus DMI Surabaya, Jumat (19/4/2013).
Menurut JK, mesjid bisa menjadi pesantren besar. Minimum 100 kali tiap orang ke mesjid., kalau khotbah mesjid diatur kurikulumnya. Bukan khotbah seragam tapi kurikulumnya diatur dengan cara penempatan para mubaligh sehingga materinya menjadi ilmu bagi jamaah seperti mengikuti pesantren.
Tahun ini, DMII akan melakukan kerjasama dengan Diknas membuat PAUD agar semua anak-anak dapat pendidikan.
"Jangn lagi anak-anak diusir-usir dari masjid. Jangan seperti masa lampau anak-anak kita usir dari masjid. Jadi saat ini pada pagi hari masjid diramaikan anak-anak,"kata JK.
Kedepan, masjid akan dibuatkan menjadi pusat kesehatan. Selain itu, DMII juga akan mendirikan Bank Syariah. DMI telah bekerja sama dgn seluruh bank syariah untuk menempatkan cabang2 di masjid-masjid besar. Jadi nantinya, transaksi perbankan dan pelayanan modal usaha bisa dilakukan di masjid.
Daripada uang itu dipakai pengusaha besar saja, maka kedepan, kata JK diusahakan uang tersebut lewat mesjid juga agar menyentuh lapisan bawah. Bulan ini, Bank Syariah akan dibuka di 200 masjid, lalu akan diitingkatkan jadi 1000 masjid dan seterusnya.
DMI bukanlah MUI yang mengeluarkan fatwa. Tetapi DMI bertugas melayani ulama, pengurus masjid agar masjid bermanfaat maksimal bagi masyarakat. (*)