• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribun Timur

Pengangkatan Honor K2 di RSU Haji Diindikasi Nepotesme

Selasa, 16 April 2013 21:13 WITA
MAKASSAR, TRIBUN TIMUR,COM-- Pengusulan pengangkatan tenaga honor K2 yang terjadi di Rumah Sakit Haji, Makassar diduga ada indikasi kecurangan.

Hal ini terbukti dari tujuh tenaga honor yang diusulkan oleh pihak Rumah Sakit, rata-rata mayoritas masa kerjanya dimulai 2007 sampai 2009.

Padahal diketahui syarat untuk bisa mengkuti seleksi honorer K2, bagi pegawai honorer yang memiliki masa kerja  maksimal mulai dari  tahun 2005.

Menurut salah seorang tenaga honorer di RSU Haji  yang enggan disebut namannya, menyatakan bahwa pengusulan tenagan honer K2 di rumah sakit tersebut   berindikasi yang tidak adil atau tidak wajar serta tidak transparan. Sebab pegawai yang masa pengabdianya belum sampai kriteria yang ditentukan bisa memiliki SK Honorer 2005.

"Kami merasa ada indikasi kecurangan yang dilakukan pihak rumah sakit haji. Apalagi beberapa nama yang diusulkan mayoritas keluarga kepala rumah sakit," kata BR.

Ia mengatakan, hal tersebut diketahui setelah dirinya mengetahui bahwa ada pengumuman peserta yang akan mengikuti seleksi.

"Kami tidak terima hal ini, karena kami yang juga mengabdi sejak 2006 tetapi tidak bisa ikut," paparnya. (*)

Katanya lagi, jika hal ini diidamkan pemerintah sekitar 40 pegawai honore yang merasa dicurangi akan berunjuk rasa.

"Kami minta beberapa yang diusulkan dibatalkan jika tidak kamio tetap akan memprotes!" Paparnya.

Hal senada juga dikatakan tengaa honorer lain yang mengabdi sejak 2006 mengaku tidak terima dengan tindakan yang dilakukan kepala rumah sakit. "Mereka telah berbuat kecurangan dan diskriminasi," tuturnya juga.

Saat dikonfirmasi pihak rumah sakit Haji, Kepala Rumah sakit tidak ada ditempat. "Tidak ada ibu, lagi di clarion, " katanya. Saat tribun-timur.com mencoba menghubungi nomornya Handponenya tidak aktif. (*)

Nama-nama Pegawai Honorer yang Mengikuti Seleksi Tenaga Kontrak K2 RS Haji:

1 Hartati (anak pejabat RS Haj) ( Tata usaha) 9 februari 2007
2. Nur Amal (adik pejabat RSU haji (IPS RS. ( 10 Februari 2007)
3. Iqbal Mahmud (keponka Pejabat pemrov) Loket ( 10 september 2007)
4. Rahmat azis (adik pejabat RSU Haji) Keuangan ( 8 januari 2009)
5, Nur Azisah ( keponakan pejabat. RS Haji)  Komite Medik ( 19 januari 2009)
6. Armaida, ST ( Keponakan Pejabat RS Haji ) Komite Medik (28 april 2009.
7.Kasriadi  (Driver Direktur RSU Haji) masa kerja dimulai sejak 2006.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
314342 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas