A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

"Jangan Ganggu Kopassus!" - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Timur

"Jangan Ganggu Kopassus!"

Selasa, 16 April 2013 13:40 WITA
INTERNET
Kopassus
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo menegaskan bahwa tidak boleh ada yang mengganggu Kopassus. Hal itu sebagai bagian pesan moral atas peristiwa penyerangan Lapas Cebongan.

"Tidak boleh ada yang mengganggu Kopassus karena Kopassus adalah senjata negara. Siapa yang mengganggu Kopassus, itu namanya salah alamat," tegas Agus usai merayakan HUT Kopassus ke-61 di Gedung Balai Komando Kopassus, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (16/4/2013) siang.

Agus menegaskan, apa yang dilakukan 11 anak buahnya menyerang Lapas Cebongan dan menembak mati empat orang tersangka pembunuh Sertu Santosa, anggota Kopassus Grup II Surakarta di Cafe Hugos, memiliki pesan moral. Yakni, soal pemberantasan para preman yang dianggap kerap meresahkan lingkungan masyarakat.

Dia juga menegaskan bahwa 11 prajurit Kopassus penyerang dan membunuh 4 orang tahanan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, tidak melanggar Hak Asasi Manusia. "Tak ada pelanggaran HAM, yang ada pelanggaran anggota, jelas!"

Menurut Agus, seluruh anggota Kopassus yang bertugas di seluruh Indonesia berada di bawah tanggung jawabnya. Oleh sebab itu, jika anak buahnya terbukti melakukan pelanggaran, pihak kesatuan sendiri akan memberikan sanksi yang seadil-adilnya, bukan seberat-beratnya.

Seperti diberitakan, TNI AD menyebut pelaku penyerangan Lapas Cebongan adalah oknum Grup II Komando Pasukan Khusus Kartasura, Jawa Tengah. Penyerbuan diduga melibatkan 11 anggota Kopassus, dengan satu orang sebagai eksekutor.

Mereka membawa 6 pucuk senjata api yang dibawa dari markas latih Gunung Lawu. Penyerangan itu disebut berlatar belakang jiwa korsa yang kuat terkait pembunuhan Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe. Empat tersangka pembunuhan Santoso yang kemudian ditembak mati, yakni Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait.(*)
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas