(Alm) Pelita Umar Akan Dimakamkan di Sidrap
Jenazah anggota DPRD Kabupaten Sidrap, Pelita Umar telah dipulangkan ke Pangkajene, Sidrap, Selasa (9/4/2013) siang.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Edi Sumardi
Pelita dirawat di Grestelina selama lima hari, sejak Jumat (5/4/2013). Ia tidak pernah sadarkan diri semenjak dirinya mengalami patah tulang pada bagian paha dan kepala akibat ditabrak mobil Toyota Kijang di Sidrap.
Saat itu, Pelita bersama empat kerabatnya terlibat perbincangan di pinggir Jl Poros Enrekang-Sidrap, tepatnya di Boddi.
Tiba tiba, mobil berpenumpang tersebut, datang dari arah Enrekang dan menabrak mobil yang terparkir. Mobir terparkir tersebutlah yang kemudian menabrak para korban.
Pelita umar, dan anak Sulungnya, ilham Pelita Umar, langsung dilarikan ke RS Grestelina, sementara nyawa supir pribadi Pelita, yakni Asri tidak terselamatkan. Dua korban lainnya dirawat di RSU Arifin Nu'mang.
Saat menjalani perawatan intensif di RS Grestelina, sejumlah kerabat, dan rekan Pelita Umar, silih datang, menjenguk.
Semasa hidupnya, Pelita umar, dikenal dengan orang yang sangat ramah. Hampir setiap hajatan warga Rappang, selalu dihadirnya, meski itu sebatas khitanan.
Ia juga sangat dikenal sebagai orator handal. Terbukti, ia dipercayai oleh Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, yang saat ini dijabat Rusdi Masse, dan Dollah Mando, menjadi juru kampanye, saat musim kampanye 2008 lalu.
Pria yang dikenal dengan senyum khas, dan memiliki suara yang lantang tersebut, juga sempat menempuh magisternya di Universitas Muslim Indonesia (UMI), pada Jurusan Hukum.(*)