• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Timur

PNS Pemda Mamuju Jadi Sutradara Film Porno

Sabtu, 6 April 2013 15:41 WITA
PNS Pemda Mamuju Jadi Sutradara Film Porno
SHUTTERSTOCK
ilustrasi

MAMUJU, TRIBUN-TIMUR.COM - Pegawai negeri sipil di kota Mamuju yang diduga menjadi "sutradara" pembuatan dan penyebar video yang mempertontonkan adegan seks, yang diperankan sepasang siswa dan siswi SMP ternama di kota Mamuju, layaknya artis film porno frofesional, terus mengundang kecaman berbagai pihak.

Humas Pemda Mamuju, Husdi menyatakan, Bupati Mamuju, Suhardi Duka menyatakan mengutuk oknum pembuat video porno tersebut. Suhardi menyatakan, dirinya kecewa dengan peredaran video ini karena merusak nama baik daerah Mamuju. Suhardi Duka mengaku ikut terpukul dengan poeredaran video yang tak sepatutnya disebarkan ke publik.

Menurut Husdi, penyebaran video berdurasi 1,7 menit yang sudah jadi tontonan khalayak di Mamuju harus bertanggungjawab secara pidana dan perdata. Seperti dilansir sejumlah media lokal dan nasional, Bupati Mamuju Suhardi Duka kepada sejumlah wartawan di Mamuju kemarin, mengatakan, pihaknya siap memecat secara tidak terhormat jika salah satu pegawainya terbukti merekam dan menyebarkan video amatir yang tak layak ditonton publik tersebut. Hanya saja Suhardi menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan yang kini tengah gencar dilakukan petugas kepolisian Polres Mamuju.

"Jika terbukti salah satu pegawai di pemda melakukan pelanggaran disiplin pegawai yang juga melanggar Undang-undang ITE dan UU Pornografi tersebut maka langkah pemecatan akan kami tempuh," ujar Suhardi tegas.

Menurut Suhardi, pelaku yang menyalahgunakan pemamfataan teknologi bisa dikenai sanksi pidana karena telah melanggar UU Pornografi dan UU Penyalahgunaan Teknologi Informasi.

Seperti dilansir di sejumlah media lokal dan nasional, perbuatan menghukum pelajar yang tertangkap membolos dengan cara memaksa mereka melakukan adegan seronok adalah kesalahan besar. Pelajar yang ditemukan tidak berperilaku baik atau membolos seharusnya dilaporkan ke orangtua atau sekolahnya. Namun Suhardi menyatakan, video tersebut bukanlah gambaran remaja dan anak-anak sekolah di Mamuju secara keseluruhan.(*/tribun-timur.com)
Editor: Muh. Irham
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
303521 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas