Pencurian Ternak Marak di Bone
Aksi Pencurian ternak kian marak terjadi di Kabupaten Bone.
Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Muh. Taufik
WATAMPONE,TRIBUN-TIMUR.COM--Aksi Pencurian ternak kian marak terjadi di Kabupaten
Bone. Belum lama ini, aksi pencurian ternak terjadi di dua Kecamatan di
Kabupaten Bone dengan menggasak 11 ekor sapi milik warga. Di Kecamatan
Tellu Siattinge, Desa Itterung pelaku menggasak tujuh ekor sapi
sedangkan dan Kecamatan Awampone, Desa Lattekko, para pelaku menggasak
empat ekor sapi.
Pencurian yang hanya berselang tiga hari ini terjadi sejak Sabtu lalu. Para pelaku yang diduga lebih satu orang itu mengawali aksinya di Kecamatan Awangpone kemudian di Tellu Siattingnge. Jika dikejar, para pelaku juga langsung melepas ternah curiannya satu per satu untuk memperlambat pengejaran polisi dan masyarakat.
"Di Tellu Siattinge, para pelaku mengambil delapan ekor sapi namun, saat dikejar pelaku melepas satu ekor dan melarikan tujuh ekor lainnya," ungkap Kapolsek Tellu Siattingnge AKP Musliadi, Rabu (27/3) saat dihubungi.
Ia menjelaskan, dari informasi warga, pelaku berjumlah empat orang dengan membawa senjata api rakitan dan golok. Ia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Polres Bone mengejar pelaku dengan merintis kembali perjalanan para pelaku melalui keterangan masyarakat di sekitar jalur para pelaku melintas.
Musliadi juga mengharapkan agar masyarakat membantu menekan kejadian serupa dengan menjaga ternak dan mengawasinya saat melepaskan ternaknya di tempat terbuka. Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat mengintensifkan poskamling sehingga mudah memantau pergerakan para pelaku.
"Jika menemukan gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan kepada Polsek setempat," tutur Musliadi. (*)
Pencurian yang hanya berselang tiga hari ini terjadi sejak Sabtu lalu. Para pelaku yang diduga lebih satu orang itu mengawali aksinya di Kecamatan Awangpone kemudian di Tellu Siattingnge. Jika dikejar, para pelaku juga langsung melepas ternah curiannya satu per satu untuk memperlambat pengejaran polisi dan masyarakat.
"Di Tellu Siattinge, para pelaku mengambil delapan ekor sapi namun, saat dikejar pelaku melepas satu ekor dan melarikan tujuh ekor lainnya," ungkap Kapolsek Tellu Siattingnge AKP Musliadi, Rabu (27/3) saat dihubungi.
Ia menjelaskan, dari informasi warga, pelaku berjumlah empat orang dengan membawa senjata api rakitan dan golok. Ia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Polres Bone mengejar pelaku dengan merintis kembali perjalanan para pelaku melalui keterangan masyarakat di sekitar jalur para pelaku melintas.
Musliadi juga mengharapkan agar masyarakat membantu menekan kejadian serupa dengan menjaga ternak dan mengawasinya saat melepaskan ternaknya di tempat terbuka. Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat mengintensifkan poskamling sehingga mudah memantau pergerakan para pelaku.
"Jika menemukan gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan kepada Polsek setempat," tutur Musliadi. (*)