A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Cawali Makassar Hanya Tawarkan Mimpi - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribun Timur

Cawali Makassar Hanya Tawarkan Mimpi

Minggu, 24 Februari 2013 16:05 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -Pemilihan  Wali Kota Makassar tersisa tujuh bulan lagi. Kandidat kian gencar berkampanye dengan berbagai cara. Rakyat pun dibuai melalui berbagai janji politik.

Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) membagi tips bagaimana memilih pemimpin kota yang amanah dan mampu mengakomodir semua kepentingan.

Seorang wali kota adalah pemimpin yang peka pada kepentingan warga kota. Apa kepentingan warga kota? Kandidat merumuskan jawaban pertanyaan ini berdasarkan kondisi lapangan. Dari situlah akan tampak, mana kandidat yang mampu mengurusi rakyat dan mana tidak.

"Pertama harus dicermati publik adalah apakah bahasa politik dan gerak politik pihak yang mau maju sebagai kandidat wali kota mencerminkan aspek kepentingan warga kota, problem warga atau tidak?" sebut Direktur Eksekutif LAPAR, Abdul Karim, Minggu (24/2/2013).

Karim mengaku, berdasarkan pengamatannya, sejumlah kandidat justru tidak mencerminkan aspek tersebut. Dapat dilihat dari gerak politik.

Dominan bergerak ke level atas atau elit politik. Kandidat masih disibukkan mencari pasangan.

Jika ke bawah, mereka tidak menyerap kepentingan politik warga. Hanya datang menawarkan mimpi kepada warga.

Bahasa politik cenderung berputar pada ranah dukungan saja. Seharusnya dilakukan, kata Karim, merumuskan kepentingan politik warga kota dan memetakan masalah warga sesuai dengan kondisi kekinian.(*/tribun-timur.com)
Penulis: Edi Sumardi
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
259492 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas