A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Danny Pamanto Canangkan 50 Program Strategis - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Tribun Timur

Danny Pamanto Canangkan 50 Program Strategis

Senin, 18 Februari 2013 16:19 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-Bakal calon walikota Makassar, Danny Pamanto mencanangkan tiga program unggulan untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia. Ketiga program tersebut akan dijabarkan dalam 50 program strategis.

Ketiga program tersebut, yakni mengubah nasib dan perilaku masyarakat, sistem kelola pemerintahan termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi dan admosfir tata ruang kota.

Mantan dosen jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin ini mengatakan, mengubah nasib dan perilaku masyarakat dari masyarakat yang miskin menjadi bercukupan tidak begitu sulit. Hal ini akan dikemas dalam bentuk industri lorong.

"Mengubah nasih masyarakat, yakni harus melalui sentuhan ekonomi dengan mengatasi kemiskinan. Disini produksi masyarakat harus ditingkatkan dengan menciptakan lapangan kerja. Dan industri lorong sangat tepat. Disini akan melihatkan  ribuan tenaga kerja dengan 1000 produk. Sebab di Makassar ini banyak sekali lorong. Dan setiap lorong memiliki satu produk. Sehingga pekerjaan ini datang dirumah. Masyarakatnya tifak lagi  keluar mencari pekerjaan. Untuk mengatasi hal tersebut harus ada pembekalan yang dikemas berbasi training. Lalu dibantu dana bergulir," kata Danny Pamanto, saat dikonfirmasi, Senin (18/2/2013).

Dia menjelaskan, figur yang akan maju menjadi walikota Makassar tak hanya harus kuat secara modal. Tapi juga harus memiliki konsep dalam penataan kota. Sebab Makassar punya komplikasi masalah, dan semuanya berkaitan. Sifatnya technical problem.

"Visi yang kami canangkan dalam menghadapi agenda politik di Makassar dengan sejumlah permasalahannya saat ini tiga, yakni penguatan pada unur masyarakatnya, pemerintah dan ruang kotanya sendiri," ujar konsultan tata ruang dan arsitektur Unhas ini.

Kata dia, selain ekonomi, perilaku masyarakat makassar juga harus dirubah, termasuk budaya tidak disiplin, buang sampah dengan memberikan contoh hingga penengakkan hukum.

"Kami juga sedang menyusun konsep penataan ruang masyarakat, termasuk lorong dengan melakukan bedah 3000 pemukiman kumuh. Sebab rumah kumuh paling banyak di lorong-lorong. Sehingga  Tata lorong harus dilakukan. Sehingga Makassar dapat menjadi  kota dunia dengan ribuan lorongnya,"paparnya.

Mengubah tata pemerintah ini juga sangat penting. Sebab saat ini  pemerintah yang ada tidak berjalan ekeftif. Termasuk sero curuption dengan memberikan insentif yang tinggi kepada pegawai. Sehingga tidak ada lagi istilah penyelewengan anggaran.

Selain itu, mengaktifkan semua sistem pemerintahan ditingkat RT-RW. Sehingga tak ada lagi ruang bagi teroris dan geng motor untuk aksi kriminalitas. Sebab pengawasan akan berjalan dengan baik.

Dalam pelaksanaan demokrasi ini, semua figur atau calon berhak memberikan gambaran program terbaiknya. Termasuk memberikan contoh demokrasi. Sebab semua orang berhak untuk maju. Apa lagi saat ini tidak ada incambent, kompetensi calon yang maju lebih baik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, Danny disebut-sebut akan mengendarai Partai Demokrat untuk maju di pilwali 18 September mendatang. (*)
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
253671 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas