Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Timur
Home » News » Politik

Irman Yasin Limpo: Waspadalah!

Jumat, 25 Januari 2013 22:51 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Pengendali Kapal Induk (sebutan tim pemenangan) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) di Pilgub Sulsel 22 Januari 2013, Irman Yasin Limpo, menegaskan bahwa hanya orang bodoh dan terbelakang yang tidak percaya dengan hasil quick count Pilgub Sulsel 2013 yang dipublish oleh sejumlah lembaga survei melalui media televisi.

"Karena quick count itu adalah ilmu dan metodenya bisa dipertanggungjawabkan. Hanya orang bodoh dan terbelakang yang tidak percaya dengan hasil quick count," kata Irman, Jumat (25/1/13).

Dia menyebutkan, quick count proses sampling ilmiah. Quick count ramai digunakan untuk mendapatkan hasil perhitungan pemilihan kepala daerah langsung dengan cepat dan akurat, hanya beberapa jam setelah TPS di tutup.

Quick count ini merupakan kegiatan pengambilan sampling biasa, sama seperti survei yang sering dilakukan untuk mengkaji objek studi tertentu. Perbedaan hanya pada unit terkecil yang di ambil dalam sampel. Jika survei unit terkecil adalah desa/kelurahan sedangkan quick count ini adalah TPS.

"Dan hasilnya akurat. Karena semuanya ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan," tambah adik kandung Syahrul Yasin Limpo ini.

Adanya sekelompok orang yang diduga pendukung pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) melakukan konvoi kemenangan, malam ini, menurut Irman tindakan itu hanya mencari perkara saja.

"Ingat, orang kalah saja mau menang, apalagi orang yang sudah menang. Jadi waspadalah, saya cuma ingatkan," tegas Irman.

Lewat quick count, sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan Sayang sebagai pemenang Pilgub Sulsel 2013. Namun, pengumuman resmi baru akan dilakukan KPU Sulsel 1 Februari mendatang.
Editor: Imam Wahyudi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas