Dua Korban Tenggelam Ditemukan di Libureng Bone
Lagi, dua korban tenggelam di Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone
Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Muh. Taufik
WATAMPONE,TRIBUN-TIMUR.COM-Lagi, dua korban tenggelam di Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sabtu malam lalu berhasil ditemukan Tim Badan Sar Nasional
(Basarnas) Kabupaten Bone dan Search Rescue Unit Brimob Detasemen C
Bone, Senin (21/1/2013).
Dua dari empat korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa ambruknya jembatan gantung ini sudah tidak bernyawa lagi.
Keduanya adalah Muhlis dan anaknya Nuraeni. Keduanya sempat dinyatakan hilang terbawa arus pada peristiwa ambruknya
Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun I dan Dusun II Desa Bune, Kecamatan Libureng. Jembatan itu ambruk akibat salah satu pengikat tali baja jembatan gantung terlepas dari dudukannya.
Pencarian yang sempat tertunda akhirnya menuai hasil setelah kedua mayat itu ditemukan di Kecamatan Lappa Riaja. Tim Badan Sar Nasional (Basarnas) Kabupaten Bone dan Search Rescue
Unit Brimob Detasemen C Bone masih terus menyisir
bantaran sungai guna mencari dua korban yang lainnya, Ilham dan Asisah, yang belum ditemukan.
Peristiwa naas yang menimpa keluarga ini terjadi Minggu dini hari lalu. Pada saat itu, warga menyelamatkan empat korbana atas mobil. Satu diantaranya Santi (35) warga Tacipi, Kecamatan
Ulaweng, Kabupaten Bone tewas di tempat. Sedangkan tiga penumpang lainnya, Sutriani, (32), Andi Adi, (46) dan Ani, (7) dalam keadaan kritis.
Sedangkan empat penumpang yang belum ditemukan yaitu Muhlis, (32), Nuraeni, (4), Ilham (1,5), dan Asisah, (3).
Dua dari empat korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa ambruknya jembatan gantung ini sudah tidak bernyawa lagi.
Keduanya adalah Muhlis dan anaknya Nuraeni. Keduanya sempat dinyatakan hilang terbawa arus pada peristiwa ambruknya
Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun I dan Dusun II Desa Bune, Kecamatan Libureng. Jembatan itu ambruk akibat salah satu pengikat tali baja jembatan gantung terlepas dari dudukannya.
Pencarian yang sempat tertunda akhirnya menuai hasil setelah kedua mayat itu ditemukan di Kecamatan Lappa Riaja. Tim Badan Sar Nasional (Basarnas) Kabupaten Bone dan Search Rescue
Unit Brimob Detasemen C Bone masih terus menyisir
bantaran sungai guna mencari dua korban yang lainnya, Ilham dan Asisah, yang belum ditemukan.
Peristiwa naas yang menimpa keluarga ini terjadi Minggu dini hari lalu. Pada saat itu, warga menyelamatkan empat korbana atas mobil. Satu diantaranya Santi (35) warga Tacipi, Kecamatan
Ulaweng, Kabupaten Bone tewas di tempat. Sedangkan tiga penumpang lainnya, Sutriani, (32), Andi Adi, (46) dan Ani, (7) dalam keadaan kritis.
Sedangkan empat penumpang yang belum ditemukan yaitu Muhlis, (32), Nuraeni, (4), Ilham (1,5), dan Asisah, (3).
Kondisi arus sungai yang deras dan keruh menjadi penghambat dalam pencarian para korban. (*)