Warga Maluku Kembali Bentrok
Warga dua desa di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku
Namun Informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, bentrokan terjadi saat iring-iringan warga Sepa sedang melintas di Desa Hualoy, seusai mengikuti acara pelantikan Kepala Desa (Raja) Kamariang, Kecamatan Kairatu.
Menurut sumber tersebut, sebelum terjadi penghadangan, bermunculan kabar bahwa warga Sepa telah memukuli salah seorang warga Hualoy di Desa Kamariang. Sumber lainnya menyebutkan iring-iringan warga Sepa juga sempat melempari salah satu sekolah di Desa Hualoy yang berlokasi di hutan, tidak jauh dari desa tersebut sehingga memancing kemarahan warga Desa Hualoy.
Buntut dari penghadangan tersebut, 3 orang warga Sepa dilaporkan tewas, dan lainnya mengalami luka-luka. Tidak terima dengan aksi penghadangan tersebut, warga Kamariang yang secara adat memiliki hubungan saudara dengan Desa Sepa lalu menyerang warga Hualoy.
Dari informasi yang dihimpun, akibat bentrokan tersebut, belasan orang dari kedua warga yang terlibat bentrok mengalami luka-luka, 6 orang warga Kamariang diantaranya mengalami luka tembak cukup serius. Belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait peristiwa berdarah tersebut.
Kapolres Seram Bagian Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Supeno yang dihubungi wartawan via ponselnya, tidak mau berkomentar banyak dan hanya menjawab, "Sebentar pak, saya masih di lapangan. Saya masih atasi bentrokan. Nanti dulu ya." jawab Supeno dengan tergesa-gesa. Hingga berita ini dipublikasikan, suasana di perbatasan Desa Hualoy masih mencekam.(*)