• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Timur

150 Gram Sabu dan 1.800 Botol Miras Dimusnahkan di Pinrang

Kamis, 27 Desember 2012 14:25 WITA
PINRANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Kepolisian Resor Kabupaten Pinrang (Polres) Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (27/12/2012) memusnahkan sekitar 150 gram sabu, ribuan botol miras dan ratusan liter minuman keras tradisional (Ballo) di depan halaman Markas Polres Pinrang.

"Kita memusnahkan sekitar 150 gram sabu,1.885 botol miras, dan 80 jeriken Ballo. Ini hasil operasi kita dalam rangka mengurangi peredaran narkoba dan miras di Kabupaten Pinrang," ujar Kapolres Pinrang AKBP Heri Maryadi.

Dalam Sambutannya, Heri mengklaim Polres Pinrang adalah nomor dua dalam pengungkapan kasus narkoba, se-Sulawesi Selatan. "Atas intensnya Satuan Narkoba Polres Pinrang dalam memberantas perdaran narkoba di Kabupaten Pinrang, kita termasuk ke-2 dalam penanganan kasus narkoba di Sulawesi Selatan," klaim Heri.

Sebanyak 150 gram sabu tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam drum. Sementara 1.885 botol miras, dan 80 jeriken Ballo, dimusnahkan dengan cara dihancurkan dengan alat berat. Pemusnahan barang haram itu disaksikan langsung oleh Bupati Pinrang Haslam Patonangi, Dandim dan Kajari Pinrang serta tokoh masyarakat Kabupaten Pinrang.

Pemusnahan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 itu molor hingga pukul 10.00, karena menunggu Bupati Pinrang. Masyarakat Pinrang yang menunggu sejak pukul 08.00 dibawa terik matahari sempat resah. Ketua LSM Sorot Kabupaten Pinrang, Jasmir, mengatakan, semestinya bupati memberikan contoh kepada masyarakat dengan datang tepat waktu.

"Walaupun orang nomor satu tersebut banyak kerjaan, namuan mestinya jika acara yang menyangkut penting seperti ini, harus tepat waktu," kata Jasmir.(*)
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
191441 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas