A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Danny Pomanto Buat Pantai Losari di Pekalongan - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Timur

Danny Pomanto Buat Pantai Losari di Pekalongan

Rabu, 12 Desember 2012 21:16 WITA
Danny Pomanto Buat Pantai Losari di Pekalongan
Danny Pomanto
 TRIBUN-TIMUR.COM -- Pekalongan akan membangun kota baru di atas lahan 700 hektar. Dengan tangan dingin Danny Pomanto, daerh pesisir dengan luas daerah hanya  42 km persegi ini Pekalongan akan menyulap pantainya menjadi tempat bisnis yang sangat megah yang memungkinkan menjadi tambang emas baru di pulau jawa khususnya di daerah Pantura.

Daerah berjuluk kota batik ini telah melakukan langka awal untuk mengatasi abrasi pantai  tersebut.

Apa lagi Abrasi pantai menjadi momok menakutkan daerah-daerah pesisisr pantura.
 
Langkah awal yang Pekalongan tersebut dengan melakukan reklamasi pantai. Reklamasi pantai Pekalongan cukup mengah karena akan menjadi kota baru.

Dari pertemuan, Danny Pemanto dan tim saat melakukan persentase
 di depan Walikota Pekalongan, M Basyir Ahmad dan unsur muspida akan membangun reklamasi pantai sejauh 2 kilo meter keluar dari bibir pantai dan luasnya 700 hektar
 
"Perencanaan tahap pertama memang hanya 2 kilo meter keluar dari bibir pantai, namun ke depan akan kita buat hingga 4 kilo meter keluar
Rencana pembangunan reklamasi pantai ini akan dilakukan 2013 mendatang. Walikota Pekalongan, M Basyir Ahmad mengatakan, pantai di kota Pekalongan abrasi pantainya sangat tinggi. Makanya untuk menanggulanginya, pemerinntah Pekalongan mencoba mengatasi hal tersebut sekalian membuat roop yang bisa mengatasi masalah banjir.

"Kota pekalongan akan menjadi ikon baru di pekalongan dan kawasan Pantura, konsep yg di berikan Pak Dhani Pomanto sangat brilian dan ini sangat membantu meningkatkan perekonomian kita karena sudah pasti banyak menyerap tenaga kerja dan akan tercipta lapangan kerja baru," kata M Basyir. " bila reklamasi pantai ini berhasil, maka  Pekalongan akan menjadi contoh untuk daerah-daerah di utara pantai Jawa. Bahkan bisa menjadi simpan lima seperti yang ada di Semarang." Tuturnya

Dari dulu masyarakat  Pekalongan di kenal sebagai berpenghasilan dari pantai, namun karena pantainya kurang produktif lagi sehingga lambat laun masyarakatnya banyak ke industri batik. Karena pantainya kurang produktif lagi. Makanya dengan adanya reklamasi nanti pemerintah berharap agar pesisir ini dapat menjadi sentra pendapatan terbesar.

Alasan utama di buatnya reklamasi pantai adalah adanya ancaman ROB (banjir laut) sehingga langkah yang paling tepat setelah hasil  penelitian secara menyeluruh yang menunjukkan sedimentasi yang besar, disamping itu reklamasi ini di nilai visible secara ekonomi. Di atas lahan reklamasi ini nantinya akan di bangun industri perikanan, kawasan bisnis, perumahan dan kawasan komersi lainnya. termasuk akan di buat taman mangrove.

Perencanaan reklamasi ini berbasis adaptasi dan minigasi pesisir, yang juga akan mendukung Pekalongan sebagai Kota Minapolitan. Kegiatan reklamasi ini di harapkan akan menjadi peluang besar timbulnya investasi baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi rakyat  Pekalongan, mengingat di Kab Batang yang jaraknya hanya 6 km dari pekalongan akan di bangun PLTA terbesar di Jawa.

  Menurut Dhani pomanto pantai di Pekalongan lebih baik dari pada Losari di Makassar. Karena lautnya  yang lebih  dangkal daripada Losari sehingga tidak terlalu kerepotan untuk pembangunannya
Apalagi kata dia, potensinya juga lebih tinggi karena tempat persimpangan di pulau jawa.

Reklamasi ini akan di targetkan selesai dalam waktu 5 tahun dari target 10 tahun, dan kita juga sudah merancangnya agar kekuatannya bisa bertahan hingga lebih 100 tahun.
Penulis: Alim Bachri
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
175801 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas