A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Petani Pemilik Senjata Tumbuk Terancam Penjara 20 Tahun - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Timur

Petani Pemilik Senjata Tumbuk Terancam Penjara 20 Tahun

Jumat, 7 Desember 2012 09:26 WITA
KEFAMENANU, TRIBUN-TIMUR.COM- Darius Sabuin (50), petani asal Kampung Banloki, Kelurahan Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, yang menyimpan senjata api jenis senapan tumbuk buatan Belanda terancam hukuman selama 20 tahun penjara.

Kepala Polres TTU Ajun Komisaris Besar I Gede Mega Suparwitha kepada Kompas.com, Jumat (7/12/2012) mengatakan, saat ini Darius telah ditahan dan diperiksa di Unit Reskrim Polres TTU terkait penyimpanan senjata api itu. "Kita masih periksa dia dan kita akan kenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun," kata Suparwitha.

Gara-gara menyimpan senjata api jenis tumbuk itu,Darius yang berprofesi sebagai petani lahan kering ditangkap aparat Polres TTU, Selasa (4/12/2012) malam. Polisi berhasil menangkap Darius berkat laporan dari warga sekitar yang seringkali melihatnya menggunakan senjata yang pelurunya menggunakan besi beton tersebut.

Polres TTU belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan dan penahanan Darius, tetapi sumber Kompas.com, Rabu (5/11/2012) menyebutkan bahwa Darius selama ini memakai senjata tumbuk untuk berburu rusa dan binatang liar lain di hutan. Ia sudah menyimpan senjata tersebut selama 10 tahun. Senjata itu dibelinya dari seorang warga Atambua.

"Warga selama ini sedikit resah dengan ulah Darius yang seenaknya menggunakan senjata api tanpa memedulikan kalau aktivitasnya itu sangat berbahaya untuk warga lain. Warga akhirnya datang melapor dan polisi tadi malam langsung turun tangkap dia di rumahnya. Saat ditangkap dia tidak melakukan perlawanan dan senjatanya itu juga kemudian ikut disita," kata sumber tersebut.

Warga juga melapor karena Darius sempat mengeluarkan senjata saat ada konflik perebutan tanah di wilayah kampungnya belum lama ini. (*) 

Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas