Maros Bayarkan Sertifikasi Guru
Tribun Timur - Selasa, 4 Desember 2012 23:05 WITA
Berita Terkait
Mursalim Djafar
Staf Bupati maros
TRIBUN-TIMUR.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab Maros) awal Desember ini akan menuntaskan pembayaran sertifikasi guru untuk 1757 guru yang telah sertifikasi. Untuk triwulan ke empat ini berdasarkan data jumlah guru yang menerima tunjangan sertifikasi dibayarkan sebesar Rp16 Miliar lebih.
Menurut Bupati Maros HM Hatta Rahman, total anggaran yang dibayarkan untuk tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Maros tahun 2012 ini sebesar Rp80,4 Miliar lebih. Tunjangan sertifikasi ini diterima guru melalui empat tahap. Untuk tahap terakhir yakni bulan Oktober, November dan Desember sebesar Rp16 Miliar lebih.
Menurut bupati, telah menjadi komitmen Pemkab Maros untuk memenuhi kewajiban dan membayarkan hak pegawai khususnya guru. Bahkan, Maros selalu menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang membayar tunjangan sertifikasi.
"Untuk pelaporannya ke pusat, kabupaten Maros menjadi nomor urut ketiga tercepat se-Indonesia. Ini merupakan prestasi tersendiri bagi pemkab Maros. Pegawai tidak perlu menuntut duluan haknya, karena pemkab Maros paham akan kebutuhan dan tentu akan menyelesaikan kewajibannya," jelas Hatta.
Hatta menambahkan pembayaran dana sertifikasi guru ini menunjukkan kondisi keuangan Maros jauh lebih baik, tentu ini disebabkan adanya manajemen keuangan yang dikelola secara profesional oleh pemkab Maros dengan mengacu pada pengelolaan keuangan yang efiesien dan efektif.
Sedangkan dana non sertifikasi yang jumlahya sebesar Rp 3,6 Miliar tersebut tahap I ,II dan III juga sudah dibayarkan dan tahap IV yang sisanya tinggal Rp 921 juta lebih juga akan segera dibayarkan dalam waktu dekat tinggal menunggu penyelesaian administrasinya.
Untuk penerima tunjangan non sertifikasi sebanyak 1069 guru. (*)
Staf Bupati maros
TRIBUN-TIMUR.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab Maros) awal Desember ini akan menuntaskan pembayaran sertifikasi guru untuk 1757 guru yang telah sertifikasi. Untuk triwulan ke empat ini berdasarkan data jumlah guru yang menerima tunjangan sertifikasi dibayarkan sebesar Rp16 Miliar lebih.
Menurut Bupati Maros HM Hatta Rahman, total anggaran yang dibayarkan untuk tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Maros tahun 2012 ini sebesar Rp80,4 Miliar lebih. Tunjangan sertifikasi ini diterima guru melalui empat tahap. Untuk tahap terakhir yakni bulan Oktober, November dan Desember sebesar Rp16 Miliar lebih.
Menurut bupati, telah menjadi komitmen Pemkab Maros untuk memenuhi kewajiban dan membayarkan hak pegawai khususnya guru. Bahkan, Maros selalu menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang membayar tunjangan sertifikasi.
"Untuk pelaporannya ke pusat, kabupaten Maros menjadi nomor urut ketiga tercepat se-Indonesia. Ini merupakan prestasi tersendiri bagi pemkab Maros. Pegawai tidak perlu menuntut duluan haknya, karena pemkab Maros paham akan kebutuhan dan tentu akan menyelesaikan kewajibannya," jelas Hatta.
Hatta menambahkan pembayaran dana sertifikasi guru ini menunjukkan kondisi keuangan Maros jauh lebih baik, tentu ini disebabkan adanya manajemen keuangan yang dikelola secara profesional oleh pemkab Maros dengan mengacu pada pengelolaan keuangan yang efiesien dan efektif.
Sedangkan dana non sertifikasi yang jumlahya sebesar Rp 3,6 Miliar tersebut tahap I ,II dan III juga sudah dibayarkan dan tahap IV yang sisanya tinggal Rp 921 juta lebih juga akan segera dibayarkan dalam waktu dekat tinggal menunggu penyelesaian administrasinya.
Untuk penerima tunjangan non sertifikasi sebanyak 1069 guru. (*)
Penulis : Citizen Reporter
Editor : Muh. Taufik
