Peternak Sidrap Keluhkan Tingginya Harga Pakan
Sejumlah kalangan peternak ayam petelur di Kabupaten Sidrap,
Informasi yang dihimpun, kenaikan pakan tersebut berlaku mulai dari dedak jagung atau pakan khusus ayam ras lainnnya. Sementara harga telur ayam ras yang berlaku di pasaran tetap pada kisaran harga Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu per raknya.
Salah seorang peternak Nina, Senin (26/11/2012), mengaku dirinya tak bisa lagi berbuat banyak dengan kondisi tersebut.
"Kami tidak tau harus berbuat apa. Seandainya saja harga pakan dibarengi dengan naiknya harga telur, tak akan menjadi masalah," jelas Nina ditemui di rumahnya di Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.
Menurutnya, kenaikan harga konsentrat saat ini mencapai Rp1200 per kilo, begitu juga sementara kenaikan harga jagung dan dedak masing-masing mengalami lonjakan Rp600 dan Rp300 dalam perkilonya.
Terpisah, Ketua Forum Peternak Petelur (FPP) Sidrap, M Ramli yang dikonfirmasi dengan kondisi tesebut, turut prihatian dengan apa yang dirasakan peternak ayam ras saat ini.
Ramli, berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret membantu peternak. Salah satunya melakukan kampanye budaya komsumsi telur. Alasannya, minat pasar khususnya harga telur lagi lesu, termasuk konsumsi telur yang mengalami penurunan.
" Untuk program jangka panjang pemerintah harus menggenjot produksi jagung dalam negeri. Kalau ini bisa dilakukan, saya kira peternak ayam ras khususnya yang ada di Sidrap ini bisa kembali bergairah," ujarnya.
Terkait situasi harga telur ayam ras, menurut Ramli memang idealnya harus berada di kisaran Rp26 ribu per rak. Dengan demikian, biaya produksi yang dikeluarkan oleh peternak bisa tertalangi.(*)