Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel

ICMI: Tingkat Putus Sekolah di Sulsel Masih Tinggi

ICMI: Tingkat Putus Sekolah di Sulsel Masih Tinggi

Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulsel prihatin dengan tingginya tingkat putus sekolah Provinsi Sulsel. ICMI sebagaimana data Badan Pusat Stastik (BPS) 2011 (atau data Susenas 2011) hingga saat ini, tingkat putus Sulsel masih tertinggi di Indonesia Timur.

Secara nasional, Provinsi Sulsel tertinggi urutan kelima disusul Papua urutan keenam, Sumatera Utara urutan ketujuh, Sumatera Selatan urutan kedelapan, Nusa Tenggara Timur (NTT) urutan kesembilan, Lampung urutan ke-10. Sementara urutan pertama yakni, Jawa Barat, Jawa Tengah urutan kedua, Jawa Timur urutan ketiga dan Banten urutan keempat.

Ketua Masika ICMI Sulsel Ahmad Yani, mengatakan, tingginya angka putus sekolah di Sulsel tersebut menggambarkan kondisi pendidikan yang tidak merata.

"Data ini sebaiknya menjadi catatan untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam mengevaluasi kebijakan pendidikan yang disebut gratis. Hal lain, mungkin perlu dievaluasi apakah dana pendidikan gratis ditujukan ke semua sekolah atau fokus di daerah-daerah yang rentan dengan angka putus sekolah," kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini kepada Tribun, Rabu (21/11).

Sehingga lanjut Yani, alokasi anggaran bisa lebih pas ke sasaran dibandingkan meng-cover semua yang bisa jadi justru belum begitu urgen untuk itu.

Ahmad Yani berharap, Kandidat Gubernur Sulsel 2013 harus lebih ril memasukkan masalah pengurangan tingginya angka putus sekolah Sulsel dalam visi misi masing-masing kandidat.

"Nah supaya lebih real, ada baiknya tiap program yang kandidat tawarkan itu dilengkapi dengan indikator kesuksesan. Sebagai contoh, untuk program pendidikan, indikator kesuksesannya adalah turunnya angka putus sekolah, turunnya angka buta huruf, semakin tinggi angka partisipasi sekolah," jelas Yani.(*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved