• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribun Timur

Harga Rumah Makassar Naik Rp 30 Juta

Jumat, 9 November 2012 01:01 WITA
Harga Rumah Makassar Naik Rp 30 Juta
Sebelum memilih KPR tanpa uang muka ini, harus pahami dulu agar tidak keliru.

MAKASSAR, TRIBUN - Harga barang kebutuhan rumah tangga termasuk rumah di Sulawesi Selatan diperkirakan akan mengalami kenaikan tahun 2013 mendatang.
Sejumlah faktor menjadi pemicu kenaikan mulai tingkat inflasi, kenaikan biaya produksi, hingga kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun depan.
    Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulsel, Yudi "Ondong" Harsono, di Makassar, Kamis (8/11), mengatakan, dunia bisnis tentu sensitif dengan perubahan termasuk kenaikan UMP.
    "Sensifitas perubahan tentu berpengaruh konferhensif pada dunia usaha baik pemilik, pekerja, maupun industri yang menciptakan produk konsumsi masyarakat. Nah, kenaikan harga barang tentu kembali ke pekerja maupun masyarakat," katanya.
    Selain barang konsumsi, harga rumah tahun depan dipastikan naik berkisar 15-20 persen. Kenaikan harga rumah berkisar Rp 10 juta-Rp 30 juta per unit tergantung tipe rumah.
        Harga rumah tipe 36 non subsidi saat ini, misalnya, berkisar Rp 150 juta, bakal terdongkrak naik hingga Rp 170 jutaan. Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, Raymond Arfandy, mengatakan, kenaikan harga rumah tersebut dipengaruhi pergerakan inflasi, kenaikan harga bahan, dan tentunya kenaikan harga tanah.
    Kenaikan UMP menjadi salah satu komponen yang turut  mempengaruhi kenaikan itu. Raymond berharap kenaikan berbagai komponen termasuk UMP diiringi perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) maupun infrastruktur.
    Sebelumnya, Ketua BPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, juga memastikan tarif hotel di daerah ini naik berkisar 5-10 persen. Penyesuaian tarif tersebut meliputi kamar, penggunaan ruangan, hingga makanan.
    Gaji pekerja Sulsel tahun 2013 mendatang dipastikan naik Rp 240 ribu atau menjadi Rp 1,440 juta dari tahun 2012 ini. Kenaikan UMP yang berlaku per 1 Januari tersebut tertuang melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel Nomor 2550/X/2012.
    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Sulsel Saggaf Saleh, menjelaskan, penetapan UMP tersebut menjadi payung bagi pemerintah kabupaten/ kota untuk selanjutnya menetapkan upah minimum kota (UMK).
    Sesuai ketentuan perundang-undangan (UU), besaran UMK tersebut minimal lima persen di atas UMP yang ditetapkan pemerintah provinsi (pemprov).(cr14)
Penulis: Hasriani
Editor: Thamzil Thahir
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
144951 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas