A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Polda Klaim Warga Masamba Tertembak Senjata Rakitan - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Timur

Polda Klaim Warga Masamba Tertembak Senjata Rakitan

Sabtu, 3 November 2012 21:10 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pasca-bentrokan antarwarga Kecamatan Mappideceng dengan warga di Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Luwu Utara yang mengakibatkan empat orang tertembak, pejabat Polda Sulsel akhirnya angkat bicara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Komisaris Besar (Kombes) Polisi Chevy Achmad Sopari, Sabtu (3/11/2012) menyatakan, peluru yang mengenai warga itu bukan dari senjata milik anggota polisi. Menurutnya, peluru tersebut berasal dari senjata api rakitan jenis papporo.

"Saat ini, situasi sudah aman. Kasus penganiayaan sementara diselidiki aparat Polres Luwu Utara," tegas Chevy.

Dia menyebutkan, korban luka akibat bentrokan itu antara lain, Ricky (16) seorang pelajar asal Dusun Tobulo yang terluka di bagian paha kanan; Jasrin (17), warga Dusun Mappideceng mengalami luka di paha kanan; Anto (17), warga Dusun Tonakka luka di dada bagian kanan bawah ketiak; dan seorang pekerja swasta, Habibi (24) warga Dusun Nanna, Kecamatan Mappideceng yang terluka di perut sebelah kiri.

Chevy menceritakan, bentrokan terjadi di jembatan Baliase, Kecamatan Masamba. Saat ini, polisi telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), menghalau atau memukul mundur massa dua belah pihak. Lalu polisi membawa korban luka akibat senjata papporo ke rumah sakit.

"Mulai sore tadi, kami mengumpulkan Muspida, anggota DPRD, tokoh-tokoh masyarakat serta agama dan lain-lain untuk merumuskan mufakat perdamaian kedua belah pihak. Kita juga pasang pos untuk anggota berjaga dan melakukan patroli dari Satuan Dalmas dan Satuan Brimob," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan antarwarga dua desa kembali pecah di Kabupaten Luwu Utara, Jumat (02/11/2012) 18.30 Wita. Bentrokan dipicu oleh terpanahnya seorang warga Baliase pada Kamis (1/11/2012). Warga Baliase menduga pelakunya adalah warga Desa Mappideceng. Warga Baliase lalu menyerang Desa Mappideceng.

Akibat kejadian itu, sedikitnya empat warga terluka akibat tertembak senjata api. Selain itu satu kios dan satu unit sepeda motor milik anggota polisi dibakar.Warga yang terkena tembakan masing-masing bernama Riki, Anto, Habibi, dan Yasri. Sebelumnya korban luka tembak dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba, dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading Palopo, guna mengangkat proyektil yang menancap di tubuh keempat warga tersebut.
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
141041 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas