• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Timur

Beginilah Cara Mahasiswa Membunuh Mahasiswa

Minggu, 28 Oktober 2012 10:24 WITA
Beginilah Cara Mahasiswa Membunuh Mahasiswa
internet
Ilustrasi pembunuhan
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-Inilah cara Sapada Thamrin menghabisi Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik (FT) UMI Muh Ibrahim  alias Abe.Sapada tikam Abe dari samping.

Sapada memeragakan 17 adegan pembunuhan yang terjadi 20 September tersebut.

Rekonstruksi pembunuhan yang merenggut nyawa Ibrahim dilakukan di Kampus UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (27/10), sekita pukul 08.00 wita.

Mula-mula, Sapada mengambil sebilah badik di Sekretariat Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) FT UMI. Badik itu diselipkan di antara tumpukan genteng.

Sapada lalu membawa badik itu. Dia menutup kepalanya memakai helm dan menutup wajahnya dengan kain.

Saat tawuran, Sapada memisahkan tampak memisahkan diri dari kelompok Cakrabuana yang melaklukan penyerangan.
Selanjutnya, Sapada menuju ke samping gedung perkuliahan FT yang berdekatan dengan area parkir. Dari arah gedung ini, Sapada menyelinap di antara mobil terparkir.

Di area parkiran itu, Sapada menemukan Abe (korban) berdiri bebas. Tanpa basah-basih, Sapada langsung menikam Abe dari arah samping. Badik yang diambil dari selipan genteng HMS itu mengenai perut Abe, tembus sampai ke hati korban.

Setelah ditikam, Abe masih sempat lari mundur sekitar 20 meter meminta pertolongan pada rekannya.

Selanjutnya, Sapada berjalan menuju arah gedung laboratorium dan menyembunyikan badiknya yang masih bersimbah darah itu di laboratorium.
Menegangkan

Adegan tersebut digelar Polrestabes Makassar bekerja sama dengan pimpinan kampus UMI.

"Semua rekonstruksi tata cara pelaku menghabisi nyawa korbannya berlangsung lancar dengan pengawalan ketat 100 orang personil kepolisian dari berbagai satuan," kata Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Himawan Sugeha, di tempat kejadian perkara (TKP).

Rekonstruksi berlangsung sekitar satu jam dan disaksikan Ketua Yayasan Prof Dr Mokhtar Noerjaya, Rektor UMI Prof Dr Masrurah Mukhtar, Wakil Rektor II Dr Iskandar BP, Wakil Rektor III Ahmad Gani, Dekan Fakuktas Teknik Hanafi Asad, Dekan FT Dr Hanafi As’ad, dan sejumlah pimpinan kampus lainnya.

Himawan mengatakan, mengaku tata cara tersangka melakukan pembunuhan terhadap Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro itu dihelat di dua tempat. Halaman fakultas teknik dan ruangan Laboratorium Hidrolika Fakultas Teknik UMI.
Berdasarkan pantauan Tribun, adegan ekstrem Sapada diwarnai ketegangan dengan rekan korban.
Namun suasana dapat dikendalikan oleh petugas kepolisian yang mengerahkan ratusan personil gabungan Polrestabea Makassar. Baik dari Dalmas, patmor, satu reskrim Polrestabes Makassar dan jajaran Polsek Panakkukang.
Prof Masrurah menegaskan, dalam waktu dekat akan mengeluarkan sejumlah mahasiswa yang diduga kuat ikut terlibat dalam aksi tawuran yang berujung kematian salah seorang mahasiswa fakuktas teknik.

Seperti Teroris
Setelah membunuh, Sapada melarikan diri. Pelarian mahasiswa ini dinilai sangat profesional laiknya teroris yang mahir melakukan aksi kejahatan. Dia diringkus bersama tiga rekannya di salah satu rumah kontrakan di Jalan Lumba-Lumba, Kecamatan Nunukan beberapa waktu lalu.

Ketiganya melarikan diri usai bentrok antarkelompok mahasiswa teknik yang menghabisi nyawa Muhammad Ibrahim.

Penangkapan ini dilakukan langsung Tim Resmob Polrestabes Makassar yang dipimpin Iptu Sandy Galih dengan anggota Aipda Jipung, Aipda Iskandar dan Bripda Abdillah serta diback up personil Polres Nunukan.
Adapun ketiga rekan pelaku yang ikut diringkus. Yakni, Muh Aswan, Nurjihadi dan Akmal Hidayat. Ketiganya pun dijadikan hanya sebatas saksi.(*)
Editor: Muh. Taufik
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
136211 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas