Senin, 29 Desember 2014
Tribun Timur

Reformasi Birokrasi Bergulir di Inspektorat

Rabu, 17 Oktober 2012 10:05 WITA

Muhammad Kasman
Melaporkan dari Kantor Inspektorat Sulsel, Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM-Sebagai wujud komitmen Pemprov. Sulsel dalam melaksanakan reformasi birokrasi dan mematuhi ketentuan Permenpan No. 15 Tahun 2009, Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat menyambut hal tersebut dengan melakukan perampingan struktur organisasi.

Perampingan struktur organisasi dimaksud ditandai dengan menghilangkan jabatan eselon IV di bawah Inspektur Pembantu, dan memperbanyak jabatan fungsional. Sebanyak 12 (dua belas) jabatan eselon IV dihapus dari Inspektorat.

Pagi ini, Rabu (17/10/2012), dalam rangkaian  upacara Hari Kesadaran Nasional, 17 Oktober 2012, Inspektur Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Azikin Solthan, M.Si mengukuhkan 26 PNS di lingkup Inspektorat yang beralih ke dalam Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (Jafung P2UPD)

“Kehadiran Jafung P2UPD adalah untuk menjawab kebutuhan akan pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan di daerah yang selama ini belum mendapatkan perhatian pengawasan yang memadai”, jelas Azikin.

Reformasi birokrasi harus mendorong lahirnya pemerintahan bersih yang akuntabel, transparan, dan partisipatif. Kehadiran P2UPD diharapkan mampu menjadi ujung tombak terciptanya mekanisme kontrol yang efektif bagi pemerintah daerah”kata mantan Bupati Bantaeng itu.

“Olehnya itu, peningkatan kualitas sumberdaya manusia secara berkelanjutan harus digalakkan. Tak lupa, peningkatan kompetensi harus dibarengi dengan bangunan etika dan integritas yang baik.” tegas Azikin.
Penulis: CitizenReporter
Editor: Muh. Taufik

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas