Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

public services

Permohonan Inggrid Midea kepada Wali Kota Makassar

Yang lebih parah, kalau ada truk tronton, atau truk peti kemas yang terguling lalu terbalik karena terperosok jalan yang berlubang.

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Thamzil Thahir


TRIBUN-TIMUR.COM-Inggryd Midea, warga Karuwisi, Jl Urip Sumiharjo IV, meluapkan curahan hati (curhat)-nya kepada Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Melalui Call Center Public Services Tribun, Jumat (28/9/2012) siang, Inggrid menyampaikan curhatnnya menggunakan nomor ponsel +628124488*****
Inggrid mengeluhkan rusak parahnya akses jalan pinggir tol Sesi 4, Jl Ir Sutami. Berikut surat curat itu;;

"Saya dan para pengguna motor yang setiap hari lewat dan melintas di Jl Ir Sutami, dengan amat sangat meminta perhatian wali kota, agar memperhatikan jalanan di sisi kiri dan kanan tol itu.

Saya minta tolong diberitakan kalau kami selaku pengguna jalanan di pinggir toll? Mohon bisa di bantu follow up ke pak wali kota Makassar. Semoga bisa diperbaiki.

Saya bekerja di kawasan pergudangan Lantebung, jalanannya bukan lagí  berlubang dan rusak, melainkan sudah kayak kolam ikan.

Kami tak main-main, Pak Wali Kota. Hampir setiap hari ada saja kecelakaan motor, mobil di jalan ini.

Yang lebih parah, kalau ada truk tronton, atau truk peti kemas yang terguling lalu terbalik karena terperosok jalan yang berlubang.

Kalau lewat jalan tol selalu, pastilah Pak Wali Kota dan pejabat lain tak merasakan parahnya kerusakan jalan kami, jalan rakyat kelas roda dua. Jalan kehidupan kami mencari nafkah, jalan para buruh yang bekerja di kawasan KIMA dan pergudangan di Biringkanaya.

Surat ini sengaja saya kirim ke media, agar pak wali kota bisa memperhatilkan, dan mau berempati dengan penderitaan dan keluhan kami yang setiap hari jadi pengguna jalan ini.

Sekadar kami ingatkan, sekarang sudah akhir September. Sebentar lagi Oktober, awal musim hujan.

Kalau sudah masuk musim hujan, ketakutan kami bertambah. Kalau cuma terlambat masuk dan pulang kerja, karena macet mungkin masih bisa dimengerti sama bos atau sama orang tua di rumah.

Tapi kalau kami jadi korban kecelakaan, atau tertimpa kontainer yang terbalik dan terperosok di jalan yang berlubang, tentulah masalahnya panjang dan dukanya akan begitu dalam.

Bayangkan pak wali kota, jika kontainer yang tidak terpasang rapat dan paten di truk, miring, terjatuh dan menimpa 3 hingga empat pengguna motor atau mobil pete-pete.

Susah untuk menjelaskan apakah yang salah kontainernya, atau jalanannya yang rusak parah.

Kami tahu dan yakin sekali Pak Wali Kota masih memperhatikan keluhan dan penderitaan kami.

Plis, sekali ini mohon perhatikan keluhan kami Pak wali kota. Sebelum jatuh dan korban kecelakaan kembali bertambah.

Sebelumnya saya dan atas nama ribuan pengguna harian jalan Ir Sutami Non Tol, mengucapkan terima kasih, sudah tahu dan mau membaca keluhan kami. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved