Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CITIZEN REPORTER

HTI Sulsel Gelar Moslem Intellectual Circle

Laporan: Bahrul ulum Aktifis HTI Sulsel melaporkan dari Makassar

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ridwan Putra
Laporan: Bahrul ulum Aktifis HTI Sulsel melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM -- Lajnah Khusus Intelektual (LKI) Hizbut Tahrir Sulsel menggelar acara Moslem Intellectual Circle yang dihadiri kurang lebih 75 orang intelektual se-Makassar. Acara ini dilaksaakan pada hari Kamis, 16 Agustus 2012 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Sulsel dengan mengangkat tema "Pola pikir sains dan ilmiah, upaya membangkitkan tradisi keilmuan Islam" dan dibuka oleh Koordinator LKI HTI Sulsel, Arman Kamaruddin, ST, MT.

Tampil sebagai narasumber aktifis HTI, DR. Alimuddin A. Lajju, MM, MT yang juga adalah dosen Universitas Tirtayasa Banten, sementara diskusi dipandu anggota LKI HTI Sulsel, Bahrul ulum. Sejumlah dosen dan peneliti hadir dalam forum ini yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama.

Dalam pemaparannya, Dr. Alimuddin membahas tentang ilmu pengetahuan hari ini yang gagal membentuk keshalehan personal maupun sosial. Hal ini tidak lepas dari paradigma sekuler yang menuhankan ilmu pengetahuan sehingga agama dan sains dipisahkan. Akibatnya lahir generasi muda yang rusak moralnya, generasi tua yang korup atau ilmuwan yang hanya menjadi kuli atau jongos. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan hendaknya dapat membentuk keshalehan dengan memadukan sains dan islam atau tidak ada dikotomi antara sains dan agama. "Tradisi keilmuan Islam membentuk manusia tiga dimensi, yakni memiliki kompetensi pada bidang tertentu, menguasai ilmu-ilmu Islam dan memiliki kepribadian Islam, itulah pribadi ulul albab yang disebutkan dalam Al-Qur'an", ujarnya

Tantangan intelektual saat ini adalah mengembalikan tradisi keilmuan Islam, bukan sekedar label. Hal ini nampak dari keunggulan membangun peradaban, memodifikasi, dan melakukan inovasi, sebagaimana era keemasan Islam yang telah melahirkan sejumlah ilmuwan terkemuka di bidang sains dan teknologi. Semuanya bisa diwujudkan bila Islam dilaksanakan secara kaffah, tandasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved