Hamid Basma Bantah Peryataan Andi Sose dan Oddang
Ditambahkan, bukan hanya rumah keluarganya yang dibakar anggota Qahhar, tapi sejumlah masyarakat Bulukumba juga ditembaki.
Tayang:
Editor:
Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -
Hamid Basma menilai Ketua Darul Islam Tentara Islam Indonesia
(DI-TII) Qahhar Mudzakkar tetap sebagai pemberontak terkait pernyataan dua tokoh pejuang Sulsel, Andi Sose dan Andi Oddang yang membela dan menilai Qahhar bukan pemberontak, meski dalam sejarah tertulis Indonesia menyatakan Qahhar dan DI/TII-nya sebagai gerakan pemberontakan di Indonesia, khususnya di Sulsel.
Hamid yang Ketua Badan Koperasi Sulsel itu pun menilai pernyataan Brigjen Purnawirawan TNI DR Andi Sose dan Andi Oddang soal Qahhar Muzakkar. "Salah itu Andi Oddang dan Andi Sose. Andi Oddang mengatakan Qahhar bukan pemberontak, salah itu, na Qahhar pemberontak, anggotanya Qahhar itu yang bakar rumah keluarga saya di Bulukumba, Andi Oddang harus mencabut pernyataannya itu satu kali 24 Jam, Qahhar itu pemberontak," kata Hamid dengan suara tinggi saat memberikan komentarnya melalui telepon selularnya, Makassar, Selasa (7/8/2012).
Ditambahkan, bukan hanya rumah keluarganya yang dibakar anggota Qahhar, tapi sejumlah masyarakat Bulukumba juga ditembaki. Menurut Andi Oddang, Qahhar ikut mempertahankan kemerdekan RI dan tidak pernah menentang Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Andi Oddang mengatakan hal itu saat menghadiri acara buka puasa bersama di kediaman Andi Sose, Jl Sungai Tangka, Makassar, Senin (6/8/2012).(*)
Hamid yang Ketua Badan Koperasi Sulsel itu pun menilai pernyataan Brigjen Purnawirawan TNI DR Andi Sose dan Andi Oddang soal Qahhar Muzakkar. "Salah itu Andi Oddang dan Andi Sose. Andi Oddang mengatakan Qahhar bukan pemberontak, salah itu, na Qahhar pemberontak, anggotanya Qahhar itu yang bakar rumah keluarga saya di Bulukumba, Andi Oddang harus mencabut pernyataannya itu satu kali 24 Jam, Qahhar itu pemberontak," kata Hamid dengan suara tinggi saat memberikan komentarnya melalui telepon selularnya, Makassar, Selasa (7/8/2012).
Ditambahkan, bukan hanya rumah keluarganya yang dibakar anggota Qahhar, tapi sejumlah masyarakat Bulukumba juga ditembaki. Menurut Andi Oddang, Qahhar ikut mempertahankan kemerdekan RI dan tidak pernah menentang Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Andi Oddang mengatakan hal itu saat menghadiri acara buka puasa bersama di kediaman Andi Sose, Jl Sungai Tangka, Makassar, Senin (6/8/2012).(*)