A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Gaji Tidak Jelas, Pemain PSM Rawan Pergi - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Timur

Gaji Tidak Jelas, Pemain PSM Rawan Pergi

Selasa, 7 Agustus 2012 01:47 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Belum terbayarkannya gaji dari 28 pemain PSM Makassar selama dua bulan dan tertunggak hingga kini --sudah hampir tiga bulan, membuat klub sangat rawan ditinggal oleh para pemainnya tersebut.

Apalagi merujuk aturan FIFA, yang dijelaskan bahwa jika ada pemain yang sudah tiga bulan lamanya tidak diberikan haknya berupa gaji oleh klub, maka pemain tersebut bebas dari ikatan kontrak.

Bebas dalam artian ia bisa meninggalkan klub yang bersangkutan dan mencari klub lain tanpa menyalahi aturan kontrak yang mengikat kedua belah pihak. Dan kondisi ini juga sangat disadari oleh Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt.

Menurut Petar, kondisi di tubuh tim saat ini sangat berbahaya. Di saat manajemen dan dirinya berusaha menahan para pemain untuk tetap tinggal membela tim di musim depan, tetapi di sisi lain gaji yang belum dibayarkan, membuat pemain bebas menentukan pilihan.

 “Apa yang bisa kita lakukan jika hal itu (aturan FIFA) diberlakukan dan para pemain betul-betul pergi semuanya. Aturan itu jelas dalam FIFA dan berlaku di semua klub di dunia,“ ujarnya.

 “Sudah susah payah kita membangun para pemain muda ini menjadi pemain yang berkualitas bagus tetapi di sisi lain mereka tidak bisa dipertahankan klub. Kondisi ini yang harus segera dicermati oleh manajemen secepat mungkin,” tambahnya.
Batas Sabar

Mantan pelatih Bali Devata ini berharap masalah mandeknya gaji bisa segera terselesaikan karena bisa mengganggu persiapan tim untuk musim kompetisi tahun depan. “Jangan sampai mereka (betul-betul) pergi. Saya tahu mereka punya batas kesabaran,” lanjutnya

 “Mengenai masalah gaji, kita semua baik pemain, pelatih, manajemen, ofisial memiliki masalah yang sama yaitu sudah lebih dari dua bulan tidak ada gaji. Masalah kita sama tetapi saya mengharapkan kita juga bisa bersama-sama menyelesaikannya,” jelasnya

Sementara itu CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri, Rully Habibie yang dimintai tanggapannya via Blackberry Messenger mengatakan bahwa pihak manajemen sudah mengupayakan yang terbaik untuk mengatasi masalah keterlambatan gaji pemain.

“Ini kita sudah sementara kita upayakan, mohon sabar saja dulu, kita juga nggak ingin ini terjadi sebenarnya. Kalau ada pemain yang mau pindah klub, saya juga minta bersabar dulu,“ tandasnya.
Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Imam Wahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
97575 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas