A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Khutbah di Kera, Aziz Dikawal 48 Polisi - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Timur
Home » News » Politik

Khutbah di Kera, Aziz Dikawal 48 Polisi

Jumat, 3 Agustus 2012 17:13 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon wakil gubernur Sulsel Abdul Aziz Qahhar dikawal puluhan polisi di Desa Kera, Kabupaten Wajo, saat tampil membawakan khutbah Jumat di Masjid Nurul Yakin, Desa Kera, Jumat (3/8/2012).

Pengerahan pengawalan iaparat itu karena adanya kabar bahwa pihak desa dan pemerintah setempat melarang Aziz memberikan ceramah di tempat tersebut.

"Alhamdulillah, ustad Aziz tetap menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Nurul Yakin, meski pun dibawah pengawasan 48 personel polisi gabungan dari Polsek Keera dan Polres Wajo," kata tim media Ilham-Aziz (IA) Syamsu Rizal.

Menurut Ical sapaan Syamsu Rizal, upaya menggagalkan acara khutbah jumat Aziz Qahhar ini sebenarnya sudah tercium sehari sebelum acara.

Informasi yang diperoleh, ada perintah dari bupati turun ke camat dan dari camat turun ke kepala desa yang melarang Aziz menyampaikan khutbah di masjid tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak pemerintah setempat mengenai kabar penolakan Azis di Wajo untuk berceramah tersebut.

Menanggapi pelarangan dirinya, Aziz Qahhar mengatakan, tugas pemerintah adalah menegakkan keadilan bagi semua warga. Oleh karena itu, tidak pantas desa dan camat menghalang-halanginya untuk menyampaikan khutbah atau ceramah.

"Kalau melarang saya masuk masjid, itu sama dengan melarang ikan masuk kolam,” kata Aziz di hadapan jamaah disambut takbir jamaah, Allahuakbar.(*)
Penulis: Ilham
Editor: Ridwan Putra
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
97239 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas