A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

PERDA dimata Yudikatif dan Eksekutif Maros - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Tribun Timur
Home » Opini

PERDA dimata Yudikatif dan Eksekutif Maros

Rabu, 1 Agustus 2012 00:35 WITA
PERDA dimata Yudikatif dan Eksekutif Maros
dok. tribun
Ketua Forum Intelektual Muda Indonesia - Maros
Perdebatan tentang penggatian nama jalan disudut kabupaten Kota Maros membuat semua masyarakat tergelitik dan menjadi motor dan patron dalam hal lebih memahami sejarah dan histori keberadaan jalan yang ada di Kabupaten Maros.

Perdebatan ini semakin sengit setelah legislaror yang ada di DPRD yeng tergabung dalam Partai politik Golkar itu sepakat menolak pergantian nama jalan yang dianggap Cuma produk karbitan penguasa atau Bupati yang dengan tergesah gesah ingin mempatenkan nama jalan tersebut di salah satu sudut jalan yang ada di Kabupaten Maros.
Realitas yang membuat seluruh kalangan masyarakat angkat bicara mendiskusikannya baik di sudut kantor sampai pada warung warung kopi yang ada di Kabupaten Maros.
Hal ini tak mengherankan sebuah LSM Anti korupsipun  yang berada di Sulawesi selatan tepatnya di Makassar ikutpun berbicara meminta agar kebijakan pergantian nama jalan tersebut di hentikan saja.
Ironisnya, pemerinta Kabupaten Maros  dipandang sangat memaksakan kehendak akan terealisasinya nama jalan tersebut bakan karna kenapa.! tapi setelah di telusuri salah satu nama jalan yang diusulkan untuk di tetapkan itu adalah nama pengusaha yang tak lain dan tak bukan mertua dari Bupati Maros H. Hatta Rahman yang Belum berapa bulan meninggal dunia, yang menimbulkan berbagai macam interpretasi masyarakat dalam penapsiran beberapa nama jalan yg akan di sah kan itu.

Diskriminasi Pemerintah
Sesuai dengan ketentuan Undang- Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang dimaksud dengan Peraturan Daerah (Perda) adalah peraturan perundang-undangan yang dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan persetujuan bersama Kepala Daerah dan Dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda).
Perda dibentuk dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah Propinsi/ Kabupaten/ kota dan tugas pembantuan serta merupakan penjabaran lebih lanjut dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dengan memperhatikan ciri khas masing-masing daerah mungkin kita bias sedikit mengetahui Ada berbagai jenis produk Perda yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kota dan Propinsi antara lain: Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Tata Ruang Wilayah Daerah, APBD, Rencana Program Jangka Menengah Daerah, Perangkat Daerah, Pemerintahan Desa, Pengaturan umum lainnya.
Semestinya pemerinta lebih jelih atas apa yang ingin ialakukan apakah itu membenahi atau malah mengurangi nilai histori daearah tersebut pergantian nama sebenarnya bukan subtansi pokok.Tapi melainkan pembentukan nama jalan yang ada di maros itu telah di atur dalam PERDA Tahun 1984 Nomor 9 yang mana hal tersebut harus di kaji kembali dan perbaiki bila mana ingin menetapkan Ramperda baru. Pemerinta harus tahu bahwa pembentukan atau penggantian nama jalan yang diatur dalam Perda, peraturan perundang undangan harus mempunyai tujuan yang jelas yang hendak dicapai sebagai contoh pembentukan peraturan perundang asas pengayoman, bahwa setiap Perda harus berfungsi memberikan perlindungan dalam rangka menciptakan ketentraman masyarakat baik secara filosofis, yuridis maupun sosiologis pemerintah pun harus melihat asas kekeluargaan, bahwa setiap materi muatan Perda harus mencerminkan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam setiap pengambilan keputusan. Yang bersifat membedakan berdasarkan latar belakang, antara lain agama, suku, ras, golongan, gender atau status sosial. yang masyarakat anggap beberapa nama yg di tawarkan Bupati itu belum relafan di tetapkan sebagai nama jalan yang akan mengisi sudut sudut kota maros. Masih banyak nama Pahlawan yang bias di jadikan nama jalan kalopun tolak ukur dari ide Prestasi dan Karya di buat di bumi Butta Salewangan, masih ada banyak nama Raja-raja Maros mulai dari Raja Turikale, Lau, Bontoa, Marusu dan lain-lain yang karyanya dan hasilnya masih kita nikmati sampai sekarang sebagai anak cucu dari Raja Maros.

Reaksi Masyarakat
Reaksi masyarakat Maros akan hal ini menimbulkan dikotomi pemikiran yang sangat cepat di kalangan masyarakat. Masyarakat menganggap hal seperti ini lumrah adanya dilakukan dan sah-sah saja di saat suatu Kepemimpinan itu terbentuk maka akan melakukan pembagunan monumental mulai dari bagunan sampai pada penempatan nama yang berasal satu garis dara yang sama. Sikap yang ditunjukan pemerintah Kabupaten maros Sangat di sayangkan oleh beberapa tokoh-tokoh adat yang ada di Maros terlebih dikalangan Budayawan sampai pada Aktifis Pemuda Maros.
Hal tersebut malah berbanding terbalik atas masih banyaknya jalan yang kondisinya sanagat memprihatinkan  keadannya sebagai akses transportasi masyarakat, semestinya H. Hatta Rahman sebagai Bupati Maros bias lebih elegan dalam memaknai hal tersebut bersama masyarakatnya membicarakan hal yang dianggap lebih membangun Maros kedepan ketimbang memperdebatkan  nama jalan****

Oleh:
Syukrie Syahrir, SE
Ketua Forum Intelektual Muda Indonesia - Maros
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
97021 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas