• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribun Timur

Singapura Siap Tampung Ikan dari Makassar

Senin, 2 Juli 2012 20:23 WITA
SINGAPURA, TRIBUN-TIMUR.COM--Ini kabar gembira buat nelayan dan pengusaha perikanan di Makassar. Ikan hasil tangkapan nelayan di daerah ini dibidik perusahaan importir ikan Singapura.

Ikan dari laut Makassar dinilai memiliki kualitas nomor satu dibanding dengan daerah lain. Restoran di Singapura kini kekurangan pasokan ikan.
Jenis ikan dibutuhkan, antara lain kakap, tuna, kerapu, sunu, dan lainnya.

Singapura selama ini mengandalkan ikan dari Kepulauan Riau, namun kualitas dan kuantitas ikan di daerah itu menurun. Akhirnya melirik potensi perikanan di Makassar.

"Dalam waktu dekat, mungkin bulan depan, kami akan berkunjung ke Makassar untuk studi kelayakan sekaligus memulai kerja sama," kata Deputy Director Food Supply and Technology Departement
Agri-food and Veterinary Authority of Singapore, Philip Chew Hong, pada ajang World Cities Summit di di Sands Expo and Convention Center, Marina Bay Sands, Singapura, Minggu (1/7/12).

Setelah studi kelayakan, Singapura dan Pemkot Makassar akan melakukan kontrak bisnis. Singapura akan menjadikan Makassar sebagai pusat usaha perikanan di Indonesia bagian timur.

Data dari Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Peternakan Kota Makassar, ekspor ikan pada tahun 2012 sudah mencapai 215 ton untuk tujuan berbabagai negara di Eropa, Amerika, dan Asia. Nilai ekspor mencapai Rp 30 miliar.

"Berapa saja jumlah kemampuan ekspor ikan Makassar, Singapura siap menerima. Pastinya, mereka kan, kekurangan ikan," ujar Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin usai bertemu Philip Chew.

Ilham serta penasihat Wali Kota Makassar Bidang Tata Ruang Danny Pomanto sempat mengunjungi The Pasir Panjang Container Terminal dan Keppel Container Terminal. Singapura memiliki 14 terminal kontainer dengan total luas 350 hekatere. Port of Singapore terbesar kedua setelah Port of Hong Kong.

"Pelabuhan kontainer baru Makassar seluas 670 hektare. Hampir dua kali lipat di banding pelabuhan kita," ujar Ilham seraya menyebut kapasitas Port of Singapore.

Kapasitas Port of Singapore mencapai 8.000 hingga 10.000 kontainer per hari. Jumlah kapal berlabuh sebanyak 60 hingga 70 kapal. Port of Singapore menargetkan 5 juta kontainer per hari pada tahun 2018.

Dibandingkan dengan kapasitas Pelabuhan Hatta atau Pelabuhan Peti Kemas Makassar hanya 380 ribu kontainer per hari. Selain mengunjungi pelabuhan, Ilham juga mengunjungi lokasi tempat pembuangan akhir sampah di Jurung Island. Sebanyak 1.700 ton sampah per hari dari sisa pengolahan digunakan untuk reklamasi di Singapura.

Reklamasi tak hanya mengandalkan pasir dari Indonesia, namun juga sampah olahan dari industri dan rumah tangga. Perusahaan pengolahan sampah Vanittelli Nexus Environmental Solutions akan membangun pabrik pengolahan sampah di Makasssar. Pabrik akan berdiri di atas lahan seluas enam hektare. Investasi atas proyek ini senilai US$ 450 juta atau Rp 3,8 triliun.

Produsen hardware dan software komputer asal Amerika Serikat International Business Machine Corporation (IBM) akan memberi bantuan peralatan komputer bagi Pemkot Makassar. Peralatan tersebut untuk mendukung pelayanan perizinan dan memantau kemacetan.

Ilham bertemu dengan Smarter Transportation Leader ASEAN IBM Pankaj Lunia dan GEO Expansion Sales Leader ASEAN IBM Phyllis Tan di arena World Cities Summit. Keduanya menyampaikan rencana pemberian bantuan tersebut.

"Bantuan ini bukan pertama kali diberikan. Kami sudah beberapa kali memberi bantuan perangkat komputer, seperti dua bulan lalu," ujar Pankaj.

Wali kota akan membicarakan lebih lanjut kerja sama bidang perikanan dan teknologi informasi itu, Selasa (3/7/12) besok. Pemkot Makassar menyambut baik kerja sama ini.
Penulis: Edi Sumardi
Editor: Imam Wahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
94176 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas