A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pemain Persema Mogok, Persija Dinyatakan Menang WO - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Timur

Pemain Persema Mogok, Persija Dinyatakan Menang WO

Senin, 25 Juni 2012 21:30 WITA
MALANG, TRIBUN-TIMUR.COM--Ancaman mogok pemain Persema Malang dibuktikan saat melawan Persija Jakarta dalam laga lanjutan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (25/6/2012) malam. Akibatnya, tim tamu otomatis menang WO.

Setelah tim tamu menunggu di Stadion Gajayana hingga pukul 19.00 WIB, tim tuan rumah tak juga nongol. Pengawas dan perangkat pertandingan akhirnya melaksanakan regulasi permaianan. Karena dalam waktu 15 menit ke depan pemain Persema tak juga datang ke stadion, maka Persija Jakarta, mendapatkan kemenangan WO 3-0 atas Persema.

Mogok main yang dilakukan pemain tim berjuluk "Laskar Ken Arok" itu diakibatkan karena gajinya belum juga dicairkan oleh pihak konsorsium. Seluruhnya, selama tiga bulan, total gaji yang belum cair senilai Rp 3 miliar. Bujukan dari manajemen Persema agar tetap bertanding lawan Persija tak digubris Bima Sakti dkk.

"Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membujuk pemain agar tetap bermain lawan Persija. Bahkan, saya juga sudah membuat surat pernyataan. Tapi, pemain tetap tidak mau tanding," aku CEO Persema Malang, Didiet Poernawan Affandy, saat ditemui wartawan di Stadion Gajayana, Senin (25/6/2012) malam.

Menurut Didiet, pihaknya sangat memahami kondisi pemain. Ia juga memahami kondisi konsorsium yang tak mau membayar gaji pemain. "Karena ini era baru, memulai untuk masuk pada tim profesional dalam pendanaan. Jadi, memang banyak kendala yang dihadapi pemilik Persema (konsorsium), terutama sumber pendanaan," jelas dosen Universitas Brawijaya itu.

Menurutnya, pihak manajemen Persema tetap akan berjuang agar konsorsium segera membayar hak pemain dan hak-hak manajemen. "Kita sadar, ini era sepak bola industri. Tapi, yang namanya hak pemain tetap harus dipenuhi oleh konsorsium," ujarnya.

Didiet mengakui, hingga saat ini belum ada kepastian dari konsorsium. "Sampai detik ini, saya belum terima konfirmasi dari pemilik klub. Upaya komunikasi kami masih gagal," katanya.

Manajemen Persema sendiri, katanya, hanya bisa menunggu. Yang penting, pihaknya sudah berusaha maksimal membawa Persema menempati posisi lebih baik dari sebelumnya. "Bahkan sudah ada sponsor yang berminat kepada kita, tapi masih dalam proses," ungkap Didiet.

Menanggapi aksi mogok pemain Persema, Pelatih Persija, Toyo Haryono menagatakan, pihaknya cukup memaklumi apa yang dilakukan pemain Persema. "Pemain mogok karena belum gajian. Bagi saya itu wajar. Yang terpenting, manajemen Persema segera cari solusi, kasihan pemain," katanya.

Sebenarnya, Persija tidak berharap menang WO. "Kita jelas datang ke Malang ingin bermain lawan Persema. Tim kami tetap ingin mengejar poin dari partandingan, tidak mau menang tanpa keringat. Tapi, kejadiannya seperti ini, ya kita terima apa adanya," ujarnya.

Menurut Toyo, permasalahan gaji pemain itu tak hanya dialami Persema. Di tim yang diasuhnya juga demikian. "Pemain kami juga belum gajian dua bulan. Tapi, kami upayakan bagaimana tetap bisa bermain," katanya.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas