Polrestabes: Syukur Bijak Cicipi Alat Sabu
Tribun Timur - Rabu, 13 Juni 2012 16:52 WITA
Berita Terkait
- Wakili Sulsel Di Pertemuan Ketua Osis Se Indonesia
- Wakil XL Future Leader Berbagai Pengalaman
- Rabu Ini, Abbas Dilantik Jadi Wabup Gowa
- Bupati Bone Bahas Pendidikan Gratis di Unhas
- Bupati Bantaeng : Kami Terbiasa Dengan Kegiatan Besar
- Bupati Bone Himbau Seluruh Masyarakat Jaga Kebersihan
- Ke Mana Lagi Wakil Wali Kota Supomo?
- Bupati Takalar Meriahkan a’lammang di Lantang
- Wakil Wali Kota Supomo Absen Lagi di Pelantikan
- Bupati Bantaeng Bantu DIA
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak mengaku ikut mencicipi alat narkoba saat digerebek melakukan pesta narkoba di Kompleks Perumahan Villa Mutiara Jl Elok II Nomor
25 beberapa waktu lalu.
Hal itu terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap Ketua DPC Partai Demokrat Luwu tersebut. Dalam pemeriksaannya, ia mengaku kepada polisi ikut mencoba-coba menghisap menggunakan bong dan pyrex.
Di dalam pyrex tersebut terdapat benda hitam, "Dalam keterangannya di penyidik, Syukur mengakui pernah menghisap alat isap sabu alias bong," kata Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (polrestabes) Makassar, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Erwin Triwanto, Rabu (13/6/2012).
"Dia (syukur Bijak) memang akui jika dirinya menghisap bong. Namun, setelah pemeriksaan tes urine di Labfor Polri Cabang Makassar ternyata hanya ada satu orang yang positif menggunakan," lanjut perwira berpangkat tiga bunga melati ini.(*)
Hal itu terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap Ketua DPC Partai Demokrat Luwu tersebut. Dalam pemeriksaannya, ia mengaku kepada polisi ikut mencoba-coba menghisap menggunakan bong dan pyrex.
Di dalam pyrex tersebut terdapat benda hitam, "Dalam keterangannya di penyidik, Syukur mengakui pernah menghisap alat isap sabu alias bong," kata Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (polrestabes) Makassar, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Erwin Triwanto, Rabu (13/6/2012).
"Dia (syukur Bijak) memang akui jika dirinya menghisap bong. Namun, setelah pemeriksaan tes urine di Labfor Polri Cabang Makassar ternyata hanya ada satu orang yang positif menggunakan," lanjut perwira berpangkat tiga bunga melati ini.(*)
Penulis : Abdul Azis
Editor : Ridwan Putra
