A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Sharapova Kandidat Pembawa Bendera Rusia di Olimpiade - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Timur

Sharapova Kandidat Pembawa Bendera Rusia di Olimpiade

Selasa, 12 Juni 2012 21:36 WITA
Sharapova Kandidat Pembawa Bendera Rusia di Olimpiade
Maria Sharapova2
TRIBUN-TIMUR.COM, - Juara baru Perancis Terbuka, Maria Sharapova, menjadi kandidat untuk menjadi pembawa bendera Rusia pada acara pembukaan Olimpiade London 2012 bulan depan. Demikian penuturan Menteri Olahraga Rusia, Vitaly Mutko, Selasa (12/6/2012).

Awalnya, presiden federasi tenis Rusia, Shamil Tarpishchev, yang juga anggota Komite Olimpiade Nasional Rusia, mengatakan bahwa si cantik yang baru saja mengangkat trofi di Roland Garros tersebut sudah ditetapkan sebagai pembawa bendera. Akan tetapi, pernyataan tersebut diralat lagi.

"Maria merupakan atlet yang terkenal, tetapi dia baru menjadi kandidat untuk mendapatkan peranan sebagai pembawa bendera negara," ujar Mutko yang menambahkan, pembawa bendera akan secara resmi ditunjuk setelah ada pertemuan komite eksekutif NOC, 10-11 Juli.

Tarpishchev mengatakan, mereka sudah mencapai kesepakatan bahwa Sharapova masuk kandidat setelah dia memenangi final Perancis Terbuka akhir pekan lalu.

"Sepanjang yang kutahu, Roger Federer akan menjadi pembawa bendera Swiss dan Rafael Nadal akan menjadi wakil Spanyol. Tentu sangat menyenangkan bahwa popularitas tenis terus bertumbuh di seluruh dunia," ujarnya.

Sharapova untuk pertama kalinya menjuara grand slam lapangan tanah liat tersebut setelah di final, Sabtu (9/6/2012), menang 6-3, 6-2 atas petenis Italia, Sara Errani. Ini membuat dia melengkapi trofi grand slam, karena sebelumnya Sharapova sudah pernah menang di Wimbledon, AS Terbuka, dan Australia Terbuka.

Usai kesuksesan tersebut, Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, langsung mengirimkan ucapan selamat lewat telegram kepada Sharapova, yang tinggal di Florida, AS. Harapan tinggi pun langsung dibebankan presiden tenis Rusia kepada pemain nomor satu dunia ini, supaya bisa meraih medali emas Olimpiade London.

Meskipun domisilinya di Amerika Serikat, Sharapova selalu mendapat dukungan yang sangat baik dari pecinta tenis di Rusia. Petenis yang terkenal dengan desahannya yang kencang saat bermain ini mendapat nama pendek "Marsha".

Sang pemain pun menunjukkan loyalitas yang kuat terhadap negara kelahirannya tersebut. Dia selalu siap jika dipanggil untuk memperkuat tim Piala Fed Rusia, dan hampir selalu mengenakan kalung salib Gereja Ortodox Rusia ketika tampil di lapangan.(*)
Editor: Ridwan Putra
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas