Senin, 22 Desember 2014
Tribun Timur

DPRD Tanyakan Macetnya Pabrik Kakao di Gowa

Selasa, 12 Juni 2012 20:22 WITA

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - DPRD Sulsel meminta pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi (pemprov) Sulsel terkait macetnya pabrik Kakao Pemprov di Kabupaten Gowa.

Itu terungkap dalam rapat evaluasi di Komisi B DPRD Sulsel terkait kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Sulsel , Selasa (12/6/2012).

DPRD Sulsel menyayangkan manajemen pabrik Coklat Sulsel yang mesinnya menghabiskan dana Rp 14 miliar itu tetapi belum pernah beroperasi sejak berdiri tahun 2009 silam.

"Ternyata pabriknya tidak pernah beroperasi sekarang. Jadi kita tanya kepada pemprov dalam hal ini dinas perdagangan mau diapakan ini barang. Jangan sampai mesin-mesinnya keburu jadi besi tua jika tidak dimanfaatkan," kata anggota Komisi B Buhari Kahar Muzakkar kepada Kadisperindag Irman Yasin Limpo.

Mendengar pertanyaan Buhari, Irman yang juga adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu, mengaku akan mengupayakan agar pabrik tersebut segera bisa beroperasi.

"Ya kami akan menambahkan mesin pengolahan dari biji coklat ke powder (bubuk). Pabrik itu akan dikerjasamakan dengan pihak swasta dan pemerintah kabupaten Gowa," kata None, sapaan akrab Irman.(*)
Penulis: Ilham
Editor: Ridwan Putra

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas