Garuda-na datang, Cenderawasih Lumpuh
Tribun Timur - Minggu, 10 Juni 2012 14:44 WITA

Tribun/Ilham
Jalan Cenderawasih, depan stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (10/6) lumpuh total pada pukul 14.37 wita. Macet disebatkan kedatangan ratusan simpatisan paket bakal calon gubernur dan wakil gubernur Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi.
Berita Terkait
- 'Check In' Ditulis Manual, Nomor Kursi Garuda Dobel
- Penumpang Garuda Sempat Ribut
- Garuda Indonesia Gandeng Taksi Bosowa
- Latinro Ganggu GarudaNa Terbang ke Senayan
- Besok Garuda Travel Fair Digelar
- Garuda Travel Fair Target 6 Ribu Penumpang
- Bos Indosat Bakal Jadi Bos Garuda
- Mantan Sekretaris Tim Garuda-Na Andalkan Mertua
- Pasukan Timnas Dilarang Makan Makanan Pedas
- Pakai BCA, Diskon 50 Persen Tiket Garuda
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM -- Jalan Cenderawasih, depan stadion Andi Mattalatta,
Makassar, Minggu (10/6) lumpuh total pada pukul 14.37 wita. Macet
disebatkan kedatangan ratusan simpatisan paket bakal calon gubernur dan
wakil gubernur Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi.
Simpatisan paket balon yang bertagline Garuda-na (Gerak langkah Andi Rudiyanto Asapa-Nawir) ini datang beruntun dan memarkir kendaraan mereka di ruas jalan kawasan tempat Garudana tersebut deklarasi.
Pengendara yang berusaha melintas di jalan tersebut terpaksa mendekam gigit jari sembari menunggu kepungan kendaraan pasukan Garuda-na tersebut membuka diri.
Tampak sejumlah kendaraan roda empat dan pengangkut minya Pertamina terjebak macet. Tak ada gerak, yang ada hanya teriakan dan rintihan, " Huoi minggir ko, apa ini, kasi minggir mobil mu di situ," teriak salah seorang sopir yang terjebak macet. (*/tribun-timur.com)
Simpatisan paket balon yang bertagline Garuda-na (Gerak langkah Andi Rudiyanto Asapa-Nawir) ini datang beruntun dan memarkir kendaraan mereka di ruas jalan kawasan tempat Garudana tersebut deklarasi.
Pengendara yang berusaha melintas di jalan tersebut terpaksa mendekam gigit jari sembari menunggu kepungan kendaraan pasukan Garuda-na tersebut membuka diri.
Tampak sejumlah kendaraan roda empat dan pengangkut minya Pertamina terjebak macet. Tak ada gerak, yang ada hanya teriakan dan rintihan, " Huoi minggir ko, apa ini, kasi minggir mobil mu di situ," teriak salah seorang sopir yang terjebak macet. (*/tribun-timur.com)
Penulis : Ilham
Editor : Muh. Taufik
