Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Timur

Sebelum Oktober, Kasus Hambalang Rampung

Jumat, 8 Juni 2012 07:48 WITA

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDIP bidang Hukum, Trimedya Pandjaitan, yakin kasus korupsi kompleks olahraga Hambalang, Jawa Barat, akan tuntas sebelum Oktober 2012.

"Paling lambat bulan September atau Oktober kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan," kata Trimedya di Jakarta, Kamis (7/6/2012).

Menurut dia proses hukum kasus Hambalang di KPK sudah matang, sekitar 62 sampai 65 saksi sudah diperiksa. "Kemudian sudah ada yang diduga terkait kasus ini dicekal. Itu kan menandakan suatu kasus akan naik ke tingkat penyidikan. Kalau tidak berarti tidak serius begitu KPK tindaklanjuti kasus ini," kata Trimedya.

Menurut dia KPK tampaknya menunggu momentum tepat untuk membuat gebrakan baru dari kasus Hambalang ini. "Pengalaman sebelumnya KPK umumkan tersangka kasus dalam rapat kerja dengan Komisi III," kata Trimedya yang juga anggota Komisi III DPR ini.

Dikatakan KPK memiliki momentum hitung-hitungan sendiri dalam menuntaskan kasus yang mendapat sorotan publik seperti soal kasus Hambalang ini. "Dengan keterbatasan SDM yang dimiliki KPK memang itu jadi salah kendala," kata Trimedya.

Dijelaskan jika kasus Hambalang ini tidak selesai sebelum Oktober 2012 akan berimplikasi pada kasus Century.

"Karena mereka (KPK) janji kasus Century akhir tahun ini, bulan 12 diusut. Dan tanda-tandanya sudah kelihatan. Ini sebenarnya pertaruhan ekspektasi masyarakat terhadap mereka (pimpinan KPK)," kata Trimedya.

Sebab dalam proses seleksi fit and proper test di Komisi III, pimpinan KPK sekarang berjanji menuntaskan empat kasus besar yakni kasus Travel Check, Mafia Pajak, Wisma Atlet, dan Century.

"Kasus Travel Chek, Wisma Atlet, dan Hambalang sudah jalan dan mereka (KPK) serius. Kita apresiasi. Jadi kalau tidak selesai bulan 9-10 ini implikasi ke kasus Century. Kan statemen pimpinan KPK begitu bertahap diusut," kata Trimedya. (Aco)

Editor: Ridwan Putra
Sumber: Tribunnews.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas