Polisi Tertembak di Serui Dirujuk ke Makassar
Tribun Timur - Jumat, 8 Juni 2012 09:41 WITA

ist
revolver
Berita Terkait
- Polrestabes Libatkan TNI Dalam Penumpasan Geng Motor
- Kakek 50 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Maros
- Murid Kelas 1 SD Tewas Tertabrak Mobil Kadis Pendidikan…
- Bocah Empat Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang
- Bentrok Kandea, 1 Polisi dan 17 Warga Terkena Busur
- Empat Bulan, 41 Orang Tewas Jalan di Makassar
- Polisi Tutup Kasus Nenek Tewas Gantung Diri
- Outbound UN, 4 Santriwati Tewas Tenggelam
- Mahasiswa UMI Ditemukan Tewas di Jl Inspeksi Kanal
- Warga Papua Sudah Antre BBM
TRIBUN-TIMUR.COM, WAMENA - Penembakan pun terjadi di Serui, Papua, Kamis dinihari (7/6/2012).
Brigadir La Edi, anggota Polres Serui, Kabupaten Yapen Kepulauan, Papua,
yang menjadi korban penembakan orang tidak dikenal (OTK), saat bertugas
di Polsek Menawi, dirujuk berobat jalan ke Rumah Sakit Bhayangkara
Polri di Makassar, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan keterangan perwira pengawal korban, IPDA Kasim di UGD Rumah Sakit Biak, Jumat (8/6/2012) mengatakan, korban penembakan OTK Brigadir La Edi sebelum dirujuk ke Makassar masih menjalani pengobatan di RSUD Biak. "Rencananya Jumat sore menggunakan pesawat Merpati korban jalani ke Makassar untuk dioperasi pengangkatan peluru di dada kiri di RS Polri Makassar," kata IPDA Kasim.
Hingga Jumat pagi pukul 06.00 WIT korban penembakan OTK Brigadir La Edi masih dirawat di ruang khusus UGD RSUD Biak dan mendapat penambahan cairan infus. Sejumlah rekan kerja korban dari Polres Biak Numfor sejak Kamis siang hingga Kamis tengah malam bergantian membesuknya
Berdasarkan data korban penembakan personel Polres Yapen Waropen, Brigadir La Edi ditembak OTK pada saat berjaga di pos Polsek Menawi Kamis dini hari dan mengalami luka tembak dada sebelah kiri.(*)
Berdasarkan keterangan perwira pengawal korban, IPDA Kasim di UGD Rumah Sakit Biak, Jumat (8/6/2012) mengatakan, korban penembakan OTK Brigadir La Edi sebelum dirujuk ke Makassar masih menjalani pengobatan di RSUD Biak. "Rencananya Jumat sore menggunakan pesawat Merpati korban jalani ke Makassar untuk dioperasi pengangkatan peluru di dada kiri di RS Polri Makassar," kata IPDA Kasim.
Hingga Jumat pagi pukul 06.00 WIT korban penembakan OTK Brigadir La Edi masih dirawat di ruang khusus UGD RSUD Biak dan mendapat penambahan cairan infus. Sejumlah rekan kerja korban dari Polres Biak Numfor sejak Kamis siang hingga Kamis tengah malam bergantian membesuknya
Berdasarkan data korban penembakan personel Polres Yapen Waropen, Brigadir La Edi ditembak OTK pada saat berjaga di pos Polsek Menawi Kamis dini hari dan mengalami luka tembak dada sebelah kiri.(*)
Editor : Ridwan Putra
Sumber : Kompas.com
