A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

SMP dan SMA di Bone Dilarang Pungut Uang Pendaftaran - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Timur

SMP dan SMA di Bone Dilarang Pungut Uang Pendaftaran

Kamis, 7 Juni 2012 14:26 WITA
Watampone, Tribuntimur.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bone menerbitkan larangan pemungutan biaya pendaftaran murid baru untuk sekolah tingkat menengah pertama dan menengah atas. Larangan ini diputuskan dalam rapat Komisi IV DPRD Bone dengan para Kepala Sekolah di Gedung DPRD, Kamis (7/6/2012).

"Pertimbangan agar segala biaya yang ditimbulkan dalam pendaftaran murid baru, dibebankan kepada dana biaya operasional sekolah (BOS) dan biaya pendidikan gratis lainnya yang ditetapkan oleh Negara," ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Darwis.

Ia juga menjelaskan, untuk menindaklanjuti hasil keputusan dewan, para kepala sekolah diminta untuk rapat dengan pihak Dinas Pendidikan. Menurut Darwis, saat ini, Negara sudah memberikan dana pendidikan gratis selain dana BOS. Karena itu, jika sekolah masih melakukan pungutan itu termasuk pelanggaran. 

“Kepala Sekolah harus mentaati kesepakatan yang telah diputuskan dalam rapat. Jika melanggar itu pungli,”katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Taswin Arifin mengatakan, pihaknya sangat sulit menjalankan permintaan DPRD tersebut dengan alasan dana BOS tidak diperuntukan untuk biaya pendaftaran siswa baru. Sementara dana pendidikan gratis pun belum ada.

“Kalau sekolah tidak memungut biaya, bagaimana mau melaksanakan kegiatan ujian masuk. Semua tentu butuh biaya,” jelasnya.

Taswin mengharapkan keputusan rapat komisi IV DPRD Bone tersebut dapat diklarifikasi karena akan menyulitkan pihak sekolah meski sudah ada kesepakatan dengan DPRD komisi IV. Pasalnya, untuk pelaksaan tes masuk membutuhkan biaya operasional yang tidak bisa dibayar dengan dana BOS karena tidak ada dalam regulasi untuk itu.

Menurut rencana, para kepala sekolah khusus SMA, SMK dan MA akan menemui anggota komisi IV untuk minta kebijakan agar bisa memungut biaya pendaftaran siswa baru. Dalam pertemuannya nanti, para kepala sekolah sekaligus menyampaikan hasil rapat dengan pihak Dinas Pendidikan yang mengijinkan adanya pungutuan biaya pendaftaran murid baru.
Penulis: Mahyuddin
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
91740 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas