• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribun Timur

Pemkot Wajib Sediakan Tempat Menyusui

Kamis, 7 Juni 2012 13:52 WITA
Pemkot Wajib Sediakan Tempat Menyusui
int
ilustrasi menyusui
Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi
Makassar, Tribun - Kantor pemerintah, kantor perusahaan, dan sarana umum di Kota Makassar diwajibkan menyediakan tempat menyusui atau tempat pemberian ASI eksklusif. Setiap kantor dan sarana umum minimal disediakan satu tempat menyusui. Kewajiban ini diatur dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif.
"Penyediaaan tempat pemberian ASI eksklusif di tempat kerja guna mendorong pemenuhan hak bayi mendapatkan ASI eksklusif hingga enam bulan setelah lahir," kata Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kementerian Kesehatan Slamet Riyadi Yuwono pada peringatan tahun kesehatan gizi ibu dan anak di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (6/6/2012).
Kantor pemerintah yang wajib menyediakan tempat pemberian ASI eksklusif, yakni kantor milik pemerintah daerah dan pusat, kantor perusahaan swasta, dan kantor BUMN.
Sementera tempat sarana umum yang wajib menyediakan tempat, antara lain fasilitas pelayanan kesehatan, hotel, penginapan, tempat rekreasi, terminal, statius kereta api, bandara, pelabuhan, mal, gedung olahraga, tempat pengungsian, dan lainnya.
"Dalam tempat pemberian ASI, harus ada pula lemari es untuk menyimpan ASI hasil perasan. Tempat itu juga harus bersih dan steril," ujar pejabat eselon I itu.
ASI yang disimpan dalam lemari es akan diberi label agar tidak tertukar. Botol penyimpanan ASI akan disediakan. ASI juga akan disimpan berdasarkan agama. Dalam satu tempat atau rak penyimpanan tak boleh dicampur dengan lain agama untuk menghindari tertukar.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, Pemkot Makassar segera mendirikan tempat pemberian ASI. Saat ini belum tersedia tempat pemberian ASI di kantor pemerintah lingkup Pemkot Makassar.
"Kami segera realisasikan pembangunan tempat menyusui di kantor pemerintah di Makassar," kata Ilham.
Anggaran pembangunan tempat pemberian ASI beserta kelengkapannya masih dibahas. Namun, Slamet mengatakan, Kementerian Kesehatan berencana menyalurkan bantuan untuk pembangunan tempat.
Ukuran tempat disesuaikan dengan kondisi jumlah ibu menyusui. Tempat harus nyaman dan mudah dijangkau.
Penyediaan tempat dan pemberian ASI eksklusif merupakan bagian dari target Millennium Development Goals (MDGs). Ditargetkan pada tahun 2015 angka kematian balita dapat berkurang hingga dua per tiga
Penulis: Edi Sumardi
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
91737 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas