Minggu, 23 November 2014
Tribun Timur

Pelatih PSM Izinkan Pemainnya Tarkam Untuk Bertahan Hidup

Kamis, 7 Juni 2012 20:06 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Gaji selama tiga bulan (April, Mei, Juni) yang tak kunjung dibayarkan oleh pihak Konsorsium LPI, membuat para pemain PSM Makassar mencari uang dari tempat lain.

Tempat lain yang dimaksudkan adalah bermain di turnamen sepakbola antar kampung (tarkam) Dirgantara Cup 2012 dengan membela klub-klub amatir yang mengikuti turnamen ini. Hal ini seperti dituturkan oleh Achmad Hisyam Tolle via BlackBerry Messenger-nya, Kamis (7/6/12).

“Untuk jaga kondisi saja kak dan untuk cari uang tambahan, saya sama Guntur, Dewa, Jufri dan beberapa pemain lain mau perkuat Nickel Sorowako dan beberapa klub lainnya di Dirgantara Cup,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ismail Haris. Dirinya mengaku tak punya pilihan lain selain bermain sementara di ajang Dirgantara Cup, karena sudah tak punya uang untuk mencukupi kebutuhan.

”Ya bro, untuk cari uang tambahan. Soalnya saya sudah cekak nih, sekalian supaya kondisi tetap terjaga karena kita berhenti latihan sementara,” ucapnya.

 Bagaimana dengan tanggapan Petar Segrt sebagai Pelatih? Mantan pelatih Bali Devata ini mengaku hanya bisa menerima keputusan para pemainnya tersebut.

”Saya beri mereka izin bermain di sana karena apa yang saya bisa lakukan sekarang, mereka tidak digaji sementara saya harus menekan mereka? Itu tidak mungkin saya lakukan,” tuturnya.

Petar hanya berharap para pemainnya tidak mengalami cedera saat bermain di Dirgantara Cup tersebut. “Harapan saya semoga pemain tidak cedera,” pungkasnya
Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Imam Wahyudi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas